Netral English Netral Mandarin
banner paskah
09:40wib
Presiden Joko Widodo mengingatkan jajaran kepala daerah untuk berhati-hati menghadapi potensi pandemi Covid-19 gelombang kedua. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan pemerintah masih memiliki utang penugasan sebesar Rp1,27 triliun kepada perusahaan.
Diduga Sindir HRS, Akun Jubir Prabowo: Memaki Sana Sini dan Provokasi, Itu Bukan Ulama

Sabtu, 17-April-2021 22:35

Habib Rizieq Shihab (HRS).
Foto : Dokumentasi Netralnews
Habib Rizieq Shihab (HRS).
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tangkapan layar sejumlah komentar akun Facebook Dahnil Anzar Simanjuntak soal Habib Rizieq Shihab (HRS), viral di media sosial pada Sabtu (17/4/2021).

Akun Dahnil yang bercentang biru itu menyinggung banyak hal mengenai Habib Rizieq ketika berbalas komentar dengan sejumlah netizen pendukung HRS di unggahan akun Facebooknya, Jumat (16/4/2021).

Salah satu topik yang diperdebatkan netizen dengan juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu adalah mengenai sosok Habib Rizieq sebagai ulama.

Dalam tangkapan layar yang beredar, netizen pemilik akun Facebook Dhama Yanie mempertanyakan mengapa Dahnil tidak membela ulama yang menyerukan kebenaran.

“Ada ulama menyerukan kebenaran kok nggak dibela sih,” kata Dhama Yanie.

Menjawab pertanyaan netizen itu, Dahnil Simanjuntak mengatakan bahwa banyak ulama yang menyerukan kebenaran, bukan ulama yang suka memaki, menuduh sana sini bahkan memprovokasi.

“Ulama yang menyerukan kebenaran banyak sekali. Bukan ulama yang memaki orang sana sini, menuduh sana sini, provokasi dll, itu bukan ulama,” balas Dahnil.

Selain itu, Dahnil juga merespons komentar netizen bernama Sugeng yang menyinggung soal relasi Habib Rizieq Shihab dengan Muhammadiyah. Dahnil menyatakan, tidak ada warga Muhammadiyah yang beriman kepada Habib Rizieq.

“Tidak ada warga Muhammadiyah yang berImam ke HRS. Dakwah dia tak bersesuaian dengan Muh. Jadi koreksi kemuhammadiyahan mu kalau begitu,” jelas mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli