Netral English Netral Mandarin
banner paskah
01:05wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Diduga Banyak Pelanggaran, Kafe RM Resmi Ditutup Permanen

Jumat, 26-Februari-2021 19:32

Cafe Raja Mura
Foto : Viva
Cafe Raja Mura
29

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kafe RM atau Raja Mura yang menjadi lokasi penembakan anggota TNI oleh oknum anggota polisi Bripka CS ditutup permanen oleh jajaran Satpol PP Kota Jakarta Barat.

Kafe yang berlokasi di kawasan Cengkareng itu ditutup karena telah tiga kali melakukan pelanggaran protokol kesehatan. 

Penutupan Kafe RM ini dibacakan melalui berita acara Penutupan Usaha oleh perwakilan staf PPNS. Berikut berita acara yang disampaikan,

"Tanggal 26 Februari 2021, kami Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Barat berserta Satpol PP Provinsi DKI dan Dinas Pariwisata dan RT RW dan TNI-Polri dan Dinas PTSP

Nomor 1641/11751/25 Februari 2021 telah laksanakan kegiatan penutupan kegiatan usaha nama usaha Raja Mura atau RM Cafe jenis usaha Kafe Resto dan Bar.

Alamat usaha jalan lingkar luar barat 2 A Cengkareng Barat Kota Administrasi Jakarta Barat dengan cara sebagai berikut, penutupan dan penyegelan usaha ditutup karena langgar Pergub DKI Jakarta Nomor 3 tahun 2021.

Ditutup usaha dimaksud pemilik dan atau pengelola bersedia taati keutuhan usaha dan seisinya.

Demikian berita acara penutupan usaha ini dibuat sebenar-benarnya".

Kepala Satuan Pol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat mengatakan penutupan dilakukan karena manajemen Kafe RM telah melakukan kesalahan berulang sehingga tidak bisa ditorerir lagi.

Manajemen Kafe RM tidak menghiraukan imbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Jadi hari ini kita melakukan penutupan permanen, karena kafe RM ini sudah melakukan tiga kali pelanggaran berdasarkan kegiatan yang dilakukan oleh Satpol PP," kata Tamo di kawasan Cengkareng Jakarta Barat, Jumat (26/2/2021).

Adapun tiga pelanggaran yang dilakukan Kafe RM, pertama, 5 Oktober 2020, anggota Satpol PP Jakarta Barat telah memberlakukan sanksi penutupan 1x24 jam atas pelanggaran protokol kesehatan (prokes) pertama oleh kafe tersebut.

Kedua, pada 12 Oktober 2020, aparat masih menemukan pelanggaran di Kafe RM. Kemudian diberlakukan sanksi berupa denda administrasi sebesar Rp5 juta dan penutupan 3x24 jam.

Ia pun mengimbau, bahwa untuk tempat hiburan khsusnya di Jakarta Barat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan jan tutup.

"Jadi kami imbau kesadaran paling penting dari pengusaha tempat hiburan agar bisa selamatkan masyarakat dari pandemi termasuk dari masalah," jelasnya.

Untuk itu, saat ini pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap tempat usaha, Kafe dan tempat hiburan lain yang nasih nakal dan tidak patuh kepada aturan yang berlaku.

"Kami tiap hari lakukan pengawasan. Patroli setiap hari ada 60 anggota saya patroli di 8 kec dan tingkat kota maka setiap hari ada tindakan lakukan penutupan 1×24 jam," tutupnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati