Netral English Netral Mandarin
banner paskah
20:35wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Didampingi Tito Karnavian, Gubernur Papua Temui Wapres Ma'ruf di Rumah Dinas, Ini yang Mereka Bicarakan

Rabu, 24-Februari-2021 16:30

Ma'ruf Amin, Wakil Presiden.
Foto : Istimewa
Ma'ruf Amin, Wakil Presiden.
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menerima Gubernur Papua Lukas Enembe yang didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di rumah dinas wapres di Jakarta, Rabu (24/2/2021). Pertemuan ini untuk koordinasi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Papua.

Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi mengatakan pertemuan tersebut berlangsung selama sekitar 30 menit.

“Baru saja Wapres menerima Gubernur Papua, didampingi Mendagri. Keperluannya memang itu ada beberapa hal dibicarakan. Pertama berkaitan dengan koordinasi pemerintahan, bagaimana supaya pemerintah di bawah Gubernur yang sekarang itu bisa efektif dan dilaporkan perkembangannya,” kata Masduki.

Lukas Enembe juga secara khusus menyampaikan undangannya kepada Wapres Ma’ruf, yang ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, untuk berkunjung langsung ke provinsi paling timur Indonesia tersebut.

“Gubernur mengundang Wapres kapan ke Papua, Wapres menjawab memang sudah bersiap untuk ke Papua, tetapi kan segala sesuatunya harus disiapkan,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Wapres menyatakan komitmen pemerintah untuk memberikan perlindungan dan pemberdayaan bagi masyarakat Papua.

“Wapres menjelaskan bahwa pendekatan percepatan pembangunan Papua adalah untuk menyejahterakan masyarakat yang berbasis pada pendekatan wilayah adat,” katanya.

Lukas juga melaporkan perkembangan penanganan pandemi COVID-19 di Papua serta tentang persiapan penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX pada Oktober mendatang.

“Secara infrastruktur sebenarnya Papua sudah siap, tetapi sebenarnya masyarakat Papua sangat berharap karena PON itu jadi bagian pesta rakyat, tetapi karena COVID-19 maka diminta ditunda dahulu,” ujarnya, seperti dilansir Antara.

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP