Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:00wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Dibuat Bingung oleh Akun KPK, FH: Sudah Berubah jadi Komisi Perceraian Kadrun ?

Selasa, 30-Maret-2021 11:40

Ferdinand Hutahaean
Foto : Istimewa
Ferdinand Hutahaean
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean mengaku bingung dengan admin akun Twitter Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurutnya, akun @KPK lebih banyak mengelike atau menyukai berita perceraian, namun tak merespon publik soal kasus korupsi.

"Saya jujur heran dan bingung dgn admin akun @KPK_RI ini. Dia lbh suka nge like berita perceraian tapi tak merespon publik soal korupsi," kata Ferdinand dalam akun Twitternya. 

Ia pun mempertanyakan, apakah KPK masih berkepanjangan Komisi Pemberantasan Korupsi, atau berubah menjadi Komisi Perceraian Kadrun (diasumsikan kadal gurun).

"Sebetulnya, KPK ini msh Komisi Pemberantasan Korupsi atau sdh berubah jd Komisi Perceraian Kadrun?," Lanjutnya.

Dalam cuitan lainnya, Ferdinand meminta KPK segera mengumumkan ke publik terkait tersangka kasus dugaan Rumah DP 0 Rupaih.

Dirinya berharap kasus penahanan mantan Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) Richard Joost Lino, tak membiaskan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan rumah DP 0 Rupaih.

"Halo @KPK_RI , kapan para tersangka dugaan Korupsi Lahan Rumah DP 0% diumumkan ke publik dan ditahan? Jangan kira penahanan RJ Lino akan mampu menutupi fokus publik dari Kasus Rumah DP 0?n dugaan potensi korupsi dana Formula E," tulis Ferdinand.

"Umumkan, tahan segera atau kalian bubar saja..!,".

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli