Netral English Netral Mandarin
banner paskah
10:44wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Di Selatan Pulau Laki Ada Dugaan Tumpahan Minyak Bahan Bakar 

Minggu, 10-January-2021 11:30

Ilustrasi pesawat sriwijaya air
Foto : Istimewa
Ilustrasi pesawat sriwijaya air
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Asisten Operasi KSAU Marsda TNI Henri Alfiandi mengungkapkan adanya tanda tumpahan minyak diduga dari pesawat Sriwijaya Air SJ182.

"Kita bisa melihat adanya anomali perubahan atau kontras warna permukaan laut. Saya berasumsi, bahwa itu adalah tumpahan minyak bahan bakar pesawat di selatan Pulau Laki," kata Henri juga Kordinator Opeasi di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (10/1/2021).

Henri menambahkan kalau dari pencarian udara sangat jelas. Menurutnya dia optimis kalau pencarian pada titik lokasi terlihat jelas.

'Saya optimis ini dapat segera cepat ditemukan stakeholder kita dan tim SAR di lokasi, kita doakan," ucapnya.

Seperti diketahui, Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.

Keberadaan pesawat itu tengah dalam investigasi dan pencarian oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Koordinasi langsung dilakukan dengan berbagai pihak, baik Kepolisian, TNI maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sejumlah armada angkatan laut milik TNI dikerahkan, sekitar 10 kapal diterjunkan ke lokasi diduga jatuhnya pesawat di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Di antara kapal-kapal TNI AL yang dikerahkan yakni KRI Teluk Gilimanuk-531 mengangkut para kru SAR dan juga awak media. Lalu KRI Rigel-933 milik Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal). 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli