Netral English Netral Mandarin
04:08wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
Denny Siregar: Pak Hakim, Rizieq Itu Bukan Siapa-Siapa Jadi Gak Perlu Takut Masuk Neraka Jahanam…

Rabu, 24-Maret-2021 11:55

Denny Siregar
Foto : Istimewa
Denny Siregar
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menanggapi sidang kasus Habib Rizieq Shihab, Denny Siregar kembali membuat cuitan menyindir sosok HRS. 

"Pak Hakim, Riziek itu bukan siapa-siapa. Dia warga negara biasa juga. Jadi gak perlu takut masuk neraka jahanam dan panggil dia habib di sidang. Biasanya juga pak Hakim di ruang sidang manggil terdakwa dengan panggilan "saudara"..," kata Denny, Rabu (24/3/21).

Sementara sebelumnya diberitakan, Habib Rizieq Shihab kembali menjalani sidang perkara dugaan hasutan berbuntut kerumunan di Petamburan dan Tebet. Habib Rizieq tetap berharap bisa hadir langsung ke ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).

Awalnya sidang dibuka oleh hakim ketua Suparman Nyompa di PN Jaktim, Kamis (23/3/2021). Habib Rizieq hadir secara virtual dari Bareskrim Polri, sedangkan jaksa penuntut umum dan pengacara berada di ruang sidang di PN Jaktim.

"Saya sebagaimana prinsip saya sejak semula, saya memohon kepada majelis hakim agar pembacaan eksepsi ini bisa dilakukan dalam sidang offline, sidang yang saya dihadirkan dalam ruangan Pengadilan Negeri Jakarta Timur," ucap Habib Rizieq.

Namun jaksa penuntut umum berpegang pada penetapan awal, yaitu persidangan online. Di sisi lain anggota tim pengacara Habib Rizieq, yaitu Munarman, tetap ingin agar Habib Rizieq dihadirkan langsung.

"Jadi sebetulnya majelis hakim yang dipikirkan itu, ya, bukan masalah online offline-nya kecuali ada gangguan audio-visual, tapi yang paling mendasar di sini semata-mata hanya masalah pandemi COVID," ucap ketua majelis hakim.

Sampai saat ini perdebatan mengenai hal ini masih berlangsung.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto