Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:14wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Kepada AHY, Denny: Senyum yang Lebar dong, Jangan Nuduh Pak Jokowi Ada di Balik Masalah Kalian

Rabu, 31-Maret-2021 17:20

Denny Siregar
Foto : Istimewa
Denny Siregar
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerintah menolak pendaftaran hasil kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat Deli Serdang yang digelar sepihak kubu Moeldoko. KLB Partai Demokrat yang digelar kubu Moeldoko dinilai belum melengkapi sejumlah dokumen.

"Dari hasil pemeriksaan dan atau verifikasi terhadap seluruh kelengkapan dokumen fisik, sebagaimana yang dipersyaratkan masih ada beberapa kelengkapan yang belum dipenuhi," kata Menkumham Yasonna Laoly saat konferensi pers virtual, Rabu (31/3/2021).

Denny Siregar langsung membuat cuitan kocak. Ia menyapa Agus Harimurti Yudhoyono dan memintanya agar jangan menuduh Presiden Jokowi ada di balik polemik Demokrat.

“Nih @AgusYudhoyono senyum yang lebar dong.. Jangan nuduh pak @jokowi ada di balik masalah kalian,” kata Denny Siregar.

Sementara sebelumnya diberitakan, Pemerintah menolak pendaftaran KLB Partai Demokrat Deli Serdang karena dokumen yang belum dilengkapi antara lain soal DPC, DPD, hingga surat mandat. 

Oleh sebab itu, pemerintah menolak permohonan hasil KLB Partai Demokrat di Deli Serdang.

"Dengan demikian, pemerintah menyatakan bahwa permohonan hasil kongres luar biasa di Deli Serdang tanggal 5 Maret 2021 ditolak," ujar Yasonna.

Sebelumnya, hasil KLB Partai Demokrat Deli Serdang dan kepengurusan versi Moeldoko didaftarkan ke Kemenkumham pada pertengahan Maret. Jubir DPP Partai Demokrat kubu Moeldoko, Ilal Ferhard, mengatakan kubunya akan menerima apa pun hasil pengumuman yang dikeluarkan Kemenkumham.

"Memang dari awal pasca-KLB berlangsung, kami dari kubu Pak Moeldoko, sebagai ketua umum kami, mengatakan apa pun yang terjadi, apa pun putusan-putusan oleh Kemenkumham, jelas kami menerima dengan lapangan dada," ucap Ilal.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto