Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:47wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Denny: Memangnya Kenapa Raffi Endorse Vaksin? Daripada Pigai, Ditawarin Nyocot, Ga Ditawari...

Rabu, 13-January-2021 19:35

Denny: Memangnya Kenapa Raffi Endorse Vaksin? Daripada Pigai, Ditawarin Nyocot, Ga Ditawari...
Foto : Istimewa
Denny: Memangnya Kenapa Raffi Endorse Vaksin? Daripada Pigai, Ditawarin Nyocot, Ga Ditawari...
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar menyoroti munculnya cuitan sejumlah tokoh yang mencibir dan mempersoalkan mengapa Artis Raffi Ahmad mendapatkan Vaksin Covid-19 duluan.

Melalui akun Twitternya, Rabu (13/1/21), Denny mengatakan: "Memangnya kenapa kalo Raffi endorse vaksin?"

"Okelah, follower dia banyak. Dia mau dan berani divaksin pertama. Pasti berpengaruh sama org2 yg ngikutin dia. Program jadi sukses. Daripada Pigai. Ditawarin, nyocot. Ga ditawari, nyocot juga. Banyakan nyocotnya, corona takut ma dia," tegas Denny.

Sementara sebelumnya diberitakan, Politisi Partai PSI Tsamara Amany menilai, kelas terdidik marah karena Artis Raffi Ahmad mendapatkan Vaksin Covid-19 duluan.

"Ini menunjukkan betapa out of touch sebagian kelas terdidik dgn realitas masyarakat," kata Tsamara seperti diulas dalam akun Twitternya, Rabu (13/1/2021).

Menurutnya, kita tidak bisa mengharap hanya pada pemerintah untuk menjelaskan pentingnya vaksinasi dengan berbagai data dan bahasa teknis.

"Masyarakat butuh role model. Memberi contoh orang yg sering mereka tonton seperti Raffi berani divaksin itu langkah penting," ujar dia.

Tsamara kemudian mengumpamakan, ada seorang ibu di kampung, penonton acara hiburan. Ibu tersebut lantas takut divaksinasi. Tsamara kemudian bertanya, apakah mau dijelaskan pada ibu tersebut soal data efektivitas vaksin atau narasi ndadik.

Tsamara kemudian mengajak membandingkan dengan melihat sosok yang sehari-hari ibu tersebut tonton. Sosok yang ibu tonton itu ternyata berani divaksin. "Mana yg lebih memengaruhi dia?," sambung dia.

"Hanya karena aku, kamu, atau teman-teman kita tidak nonton/follow Raffi, itu tidak membantah fakta bhw pendukung Raffi ada jutaan," jelas dia.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto