Netral English Netral Mandarin
banner paskah
17:08wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Demokrat Sentil Pemerintah: Kemensos Dijadikan Museum Kader PDIP Korupsi saat Pandemi

Rabu, 17-Februari-2021 18:45

Juliari Batubara, Menteri Sosaial tersangka kasus korupsi bansos.
Foto : Istimewa
Juliari Batubara, Menteri Sosaial tersangka kasus korupsi bansos.
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik meminta kepada pemerintah buat menjadi kantor Kementerian Sosial menjadi museum.

Menurutnya, gedung Kementerian Sosial bisa dirubah status dan fungsinya sebagai Museum. Hal itu menjadi penanda sejarah korupsi di era Presiden Joko Widodo.

Apalagi, kata Rachland sebagai kader PDIP Juliari melakukan tindak rasuah ditengah pandemi.

“Nanti, rejim berganti, bagaimana bila gedung Kemensos kita ubah fungsinya jadi museum? Untuk mengingat korupsi Bansos oleh kader PDIP di masa Presiden Jokowi. Bisa ditambah apik dengan menyertakan rongsok bus bekas Transjakarta yang dibeli oleh Gubernur Jokowi. Setuju?,” ujar Rachland Nashidik melalui cuitan di media sosial Twitter pribadinya, @RachlanNashidik seperti dikutip, Jakarta, Rabu (16/2/2021).

Seperti diketahui, Rachland menyinggung para buzzer yang menyebut sejumlah proyek mangkrak di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seperti Waduk Tukul di Pacitan, Jawa Timur dan Proyek Wisma Atlet di Hambalang, Jawa Barat.

“Mangkrak karena tak diteruskan. Pembangunan Wisma Hambalang dilarang KPK karena barang bukti kasus. Larangan dicabut setelah kasus ditutup. Jokowi menolak meneruskan dan buzzeRP menyebutnya "mangkrak". Padahal proyek lain di masa SBY dirayakan Jokowi. Tanpa menyebut peran SBY,” ujarnya.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan HP