Netral English Netral Mandarin
banner paskah
17:34wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Demokrat Kritik Pemerintah soal Gerakan Wakaf: Jelaskan Secara Gamblang, Negara Bangkrut? 

Senin, 08-Februari-2021 15:30

Benny K Harman
Foto : Istimewa
Benny K Harman
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat Benny K Harman menyampaikan kritik kepada pemerintah terkait gerakan nasional wakaf. Kebijakan pemerintah itu seharusnya dijelaskan secara detail.

Ia juga mempertanyakan apakah memang pemerintah sudah mengalami kebangkrutan secara ekonomi.

"Gerakan Nasional Wakaf Uang? Gerakan apa pula ini. Apa negara kita sudah bangkrut?Perlu dijelaskan secara gamblang agar rakyat tidak salah paham, " demikian tulisan Benny di media sosialnya, seperti dikutip di Jakarta, Senin (8/2/2021).

Apalagi, lanjut Benny kalau negara memang tak punya uang harusnya mereka menangkap koruptor-koruptor Bansos dan segera mengembalikan uang haramnya ke negara.

"Kalo negara tidak punya uang, tangkap koruptor2 dana Bansos dan kembalikan uangnya ke negara. Rakyat Monitor!, " katanya lagi.

Benny juga mensisipkan sebuah berita media daring berjudul: Tolak Gerakan Wakaf Uang, Amien Rais: Minta ke China Saja, Jangan Usik Uang Umat Islam

Seperti diketahui, mantan Ketua MPR RI Amien Rais menilai gerakan nasional wakaf uang (GNWU) harus ditolak oleh umat Islam. Kebijakan itu dinilai salah kaprah karena tidak ada ceritanya uang wakaf itu sepeser pun masuk negara.

“Dalam Islam wakaf itu bernilai ukhrawi, syaratnya pun sangat jelas. Saya belum pernah dengar ada wakif (pewakaf) yang mengatakan, ini saya serahkan kepada negara untuk membangun infrastruktur. Menurut saya ini sesuatu yang agak aneh,” kata Amien Rais melalui kanal YouTube resminya.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan HP