Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:51wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Debat Kandidat Ketua KNPI DKI, Taufik Apresiasi Langkah Ronny Bangun Kemandirian Pemuda

Kamis, 25-Maret-2021 22:40

Debat kandidat calon ketua KNPI
Foto : Istimewa
Debat kandidat calon ketua KNPI
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta menggelar debat kandidat calon ketua KNPI. Debat tersebut digelar sebagai rangkaian Musyawarah Daerah Provinsi (Musdaprov) XIV KNPI DKI Jakarta.

Dengan hadirnya debat kandidat tersebut, pemilihan calon ketua KNPI DKI ini terlihat lebih demokratis.

Ketua Korps Alumni KNPI DKI Jakarta Mohammad Taufik, mengatakan, secara keseluruhan ketiga kandidat tersebut memiliki visi dan misi yang baik dalam membangun kepemudaan di Ibu Kota.

Taufik juga menyoroti salah satu sosok calon yaitu Ronny Bara Pratama yang berkomitmen membangun kemandirian dan perekonomian bagi pemuda Jakarta. 

"Saya kira bagus memang kan harus begitu, ujungnya kan harus ada kemandirian. Intinya semua visi dan misi baik dan bagus untuk kepentingan kepemudaan," kata Taufik yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra ini. 

Taufik juga mengapresiasi adanya ajang debat kandidat ini. Dia menilai, ajang itu dapat menjadi wadah penyatuan KNPI yang terbelah, sehingga kegiatan KNPI yang membawahi 108 OKP mati suri selama dua periode. 

"Acara ini bagian dari penyatuan diri, penyatuan pikiran dan penyatuan langkah. Supaya KNPI di Jakarta tetap satu, kalau KNPI terbelah-belah kan kayak kemarin nggak ada kegiata apapun," imbuhnya. 

"Poin paling penting adalah mereka mau bersatu, dan saya bersyukur ada kesadaran kolektif antara mereka, bahwa KNPI memang harus satu," tambahnya. 

Untuk diketahui, acara yang Bertemakan "Musprov XIV DPD KNPI DKI Jakarta menuju Jakarta Satu" itu digelar di Aula Gedung KNPI DKI Jakarta dengan tiga kandidat yakni, Gusti Arif, Fitria Oktarina, dan Ronny Bara Pratama. 

Salah satu kandidat ketua KNPI DKI Jakarta, Ronny Bara Pratama mengungkapkan, memiliki misi untuk membangun dan memajukan pemuda di Jakarta. Sementara ada tiga visi yang telah disiapkan, pertama menjadikan pemuda mandiri dari sisi finansial. 

"Pemuda itu harus bisa menghasilkan dengan sebaik mungkin, dengan cara apa?. Dengan seiring perkembangan zaman, pemuda dari sejak SMA bisa menghasilkan nafkahnya sendiri karena kita sudah terbantu dengan adanya ojek online," katanya. 

"Kita bisa berbuat sesuatu seperti kopi dari rumah tanpa harus keluar mengeluarkan modal yang besar," tambahnya. 

Sementara visi kedua adalah kreatif, yaitu pemuda harus melihat peluang pada kemajuan zaman saat ini. Meski saat ini masyarakat mengurangi interaksi tatap muka, pemuda jangan hilang akal untuk tetap berproduktif. 

"Pemuda dapat memanfaatkan e-commerce dan mendapatkan pelatihan untuk menembangkan usaha-usahanya," imbuhnya. 

Sedangkan visi ketiga menjadikan pemuda yang tangguh. Dalam artian tidak mudah marah bila mendapat kritik yang membangun dalam kehidupan bermasyarakat. 

"Sebagai pemuda DKI Jakarta, kita harus punya sikap dalam arti memiliki pendirian dan jangan takut terhadap masukan atau intervensi dari orang lain, kalau seandainya pendirian yang kita miliki salah," ungkapnya. 

Kandidat lainnya, Gusti Arief bertekad akan membawa pemuda Jakarta pada kemandirian yang berintegritas. Menurutnya, pemuda Indonesia harus turut serta memakmurkan kehidupan berbangsa dengan karya-karyanya. 

"Visi saya untuk maju dalam Musprov ini adalah menciptakan harapan kemakmuran bangsa yang kuat yang berasal dari pemuda berintegritas, profesional dan tangguh," ujar Gusti mengawali debatnya. 

Menurutnya, pemuda Jakarta harus bisa berkolaborasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, katanya, kolaborasi itu bukan untuk memberatkan pemerintah tapi menjadi bagian dari solusi pemerintah. 

Sementara, kandidat calon Ketua KNPI DKI Jakarta lainnya, Fitria Oktariana, ingin menjadikan perpecahan di tubuh organisasi KNPI sebagai pengalaman sekaligus pelajaran, agar kedepannya perpecahan itu tidak terjadi lagi.

"Mungkin ini hal yang paling sederhana, kenapa saya bilang ingin kembalikan khitoh, berapa tahun kita diberi tontonan dengan perpecahan, saya kemarin dua periode tertatih-tatih nggak ada APBD, dengan segala kesolidan dari DPD 2 KNPI Jakarta Selatan, menjalankan program-program tersebut, karena kita juga tidak ingin terbawa dalam keterpurukan perpecahan itu," katanya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Taat Ujianto