Netral English Netral Mandarin
banner paskah
01:03wib
Indonesia Corruption Watch menilai pengelolaan internal Komisi Pemberantasan Korupsi sudah bobrok. Kapal selam KRI Nenggala-402 yang hilang kontak saat melakukan latihan di perairan Bali karam di kedalaman 600-700 meter.
Dapat Restu SBY dan AHY, Seluruh DPD Demokrat Sepakat Pecat Kader Berkhianat

Jumat, 26-Februari-2021 13:20

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.
Foto : Twitter SBY
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Seluruh Ketua DPD Partai Demokrat se-Indonesia sepakat untuk memecat kader yang berkhianat terhadap partai berlambang Mercy tersebut.

Hal ini diutarakan Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Santoso usai pimpinan DPD Partai Demokrat seluruh Indonesia itu menemui Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Partai, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

"Pascabertemu dengan AHY dan SBY, seluruh Ketua DPD se-Indonesia mendukung pemecatan kepada pengurus dan kader yang ingin melakukan kudeta terhadap Partai Demokrat," kata Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Santoso, di Jakarta, Jum'at (26/2/2021).

"Kemarin, sebanyak 34 Ketua DPD mendorong agar DPP segera memecat kader-kader yang berkhianat," lanjutnya.

Menurutnya, seluruh DPD Partai Demokrat se-Indonesia serempak membacakan ikrar dihadapkan AHY dan SBY yang dipimpin oleh Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan, Ni'matullah.

Pihaknya bertekad untuk melawan para pelaku gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat, termasuk meminta DPP untuk melakukan pemecatan terhadap kader yang berkhianat. 

"Kami tetap setiap terhadap kepemimpinan AHY sebagai Ketum yang sah sesuai hasil Kongres V Partai Demokrat serta mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM. Kami bertekad untuk membangun dan membesarkan Partai Demokrat yang sedang bangkit dan diterima publik sebagai partai senantiasa memperjuangkan rakyat," tegasnya. 

Senada dengannya, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, ikrar Ketua DPD Demokrat se-Indonesia menggambarkan kesolidan partai secara nyata dalam menyikapi Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD).

Ikrar para Ketua DPD itu, tegasnya, akan membuat pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat tidak mungkin terjadi.

"Pasalnya, dalam AD/ART Partai Demokrat, salah satu syarat sah KLB adalah harus mendapatkan persetujuan 2/3 Ketua DPD sebagai pemilik suara, sedangkan 34 DPD, alias 100 persen DPD sudah menyampaikan ikrar kesetiaan kepada hasil Kongres V Tahun 2020 yang menetapkan AHY selaku Ketum Partai Demokrat yang sah," kata Herzaky.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Widita Fembrian