Netral English Netral Mandarin
banner paskah
04:57wib
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, Senin (10/5/2021), mengumumkan lockdown atau penerapan perintah kontrol pergerakan (MCO) di seluruh wilayah negara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat atau penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah pada hari ini, Selasa (11/5) secara daring dan luring.
Dapat Diskon PPnBM, Suzuki Optimis Penjualan Ertiga dan XL7 Meningkat 20 Persen

Jumat, 05-Maret-2021 05:20

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berharap mereka bisa menggenjot volume model
Foto : Oto
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berharap mereka bisa menggenjot volume model
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) optimis penjualan mobil mereka akan meningkat sekitar 20 persen per bulan setelah pemerintah menerapkan kebijakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang diberlakukan sejak 1 Maret 2021.

Suzuki sendiri memiliki dua model yang berhak mendapatkan insentif PPnBM o persen ini yaitu Suzuki Ertiga dan XL 7. Donny Saputra, Marketing Director 4-Wheel PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berharap mereka bisa menggenjot volume model itu menjadi 6.000-6.500 unit per bulan dari sebelumnya sekitar 4.700-5.000 unit.

"Kami sudah studi, kami rasa kenaikan penjualan 20 persen dari dua produk itu. Volumenya sekitar 6.500 unit per bulan, naik dari Desember 2020 sekitar 4.700-an," kata Donny kepada pewarta, Kamis (4/3/2021) petang.

Ia menjelaskan, sebenarnya penjualan mereka dalam tiga hari pertama bulan Maret (setelah insentif PPnBM berlaku) naik hingga 40 persen, namun demi mengantisipasi dinamika penjualan selama pandemi, maka perusahaan itu mengambil target 20 persen.

"Kami masih review, tapi kalau lihat data dibandingkan Februari, selama tiga hari ini (naik) mencapai 40 persen. Namun untuk penjualan bulanan saya kira 20 persen," kata dia.

ia berharap kebijakan insentif PPnBM bisa memberikan efek "bola salju" yang mendorong minat beli konsumen agar semakin besar, sejalan dengan penanganan pandemi yang dijalankan pemerintah.

Sedangkan di segmen mobil bekas, Suzuki yang memiliki divisi Auto Value menilai bahwa insentif PPnBM tidak memberikan dampak besar, melainkan memberi kesempatan kepada penjual untuk mendapatkan supply lebih banyak.

"Dampaknya tak besar. Pedagang mobil bekas melihat konsumen tukar tambah naik, sehingga menjadi supply untuk pedagang," kata Head of Business Development PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hendro Kaligis.

Ia menambahkan, "Data Auto Value kami di Jakarta menunjukkan kenaikan enquiry 100 persen, namun penjualannya belum bisa terlihat. Yang pasti tidak adalah masalah karena hal tersebut karena pembeli mobil bekas dan baru punya karakter berbeda."

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani