Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:45wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Daftar Kendaraan yang Diperbolehkan Menggunakan Pengawalan Polisi

Selasa, 16-Maret-2021 18:11

Kendaraan Patroli Pengawal (Patwal) dari pihak kepolisian.
Foto : Antara Foto
Kendaraan Patroli Pengawal (Patwal) dari pihak kepolisian.
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Patroli dan Pengawalan atau Patwal, merupakan bagian dari anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) yang biasa mengawal perjalanan orang-orang penting. Tapi, pengawalan dari pihak kepolisian sering disalahgunakan.

Tidak sedikit dijumpai pengendara mobil atau motor yang menggunakan Patwal seakan memiliki hak khusus karena mengabaikan hak pengguna jalan lainnya.

Telah diatur dalam Peraturan Pemerintah PP Nomor 43 Tahun 1993, kendaraan yang digunakan untuk keperluan tertentu mendapat prioritas menggunakan jalan untuk lalu lintas.

Peraturan pengawalan sendiri sudah tertulis dalam pasal 134 UU LLAJ dinyatakan bahwa hanya ada tujuh kendaraan yang mendapatkan hak utama untuk didahulukan, yaitu:

- Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas.

- Ambulans yang mengangkut orang sakit.

- Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas

-Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia

-Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu   negara.

-Iring-iringan pengantar jenazah.

-Konvoi dan/atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesi

Peraturan ini dibuat untuk membuat penggunaan jalan dan lalu lintas bisa lebih terarah, teratur, dan sesuai dengan fungsinya. Di mana tak hanya untuk kepentingan pribadi, tapi juga untuk kepentingan umum yang meliputi upaya penyelamatan, evakuasi, dan lain sebagainya. 

Reporter : R. Nebukadnezar S
Editor : Widita Fembrian