Netral English Netral Mandarin
banner paskah
20:56wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Cegah Potensi Money Politic, KAKI Minta KPK Pantau Konferwil NU DKI

Rabu, 31-Maret-2021 18:45

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali ikut bertarung dalam Konferwil NU DKI
Foto : Istimewa
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali ikut bertarung dalam Konferwil NU DKI
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Lembaga Kajian dan Analisis Keterbukaan Informasi (KAKI) Publik meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun langsung ke lapangan mengawasi Konferensi Wilayah (Konferwil) Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta yang akan diselenggarakan pada tanggal 2-4 April mendatang.

Koordinator Investigasi Lembaga KAKI Publik Wahyudin Jali mengatakan, kehadiran KPK akan bisa meminimalisir adanya potensi money politic dalam Konferwil NU DKI Jakarta tersebut.

"KPK harus turun langung mengawasi dan memantau. Karena tokoh-tokoh yang bertarung dalam Konferwil NU DKI adalah orang penting yang punya jabatan dan juga punya duit," kata Wahyudin di Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Wahyudin mencontohkan, salah satu yang akan ikut bertarung dalam Konferwil NU DKI adalah Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali.

Wahyudin mengungkapkan, pada tahun 2021, alokasi anggaran Sekda DKI Jakarta untuk belanja Tenaga Ahli sebesar Rp 7 miliar, dan perjalanan dinas sampai sebesar Rp 56,9 miliar.

"Dari perjalanan dinas Sekda sebesar Rp 56,9 miliar ini, ternyata perjalanan ke luar negeri sangat besar sekali dibandingkan dengan perjalanan dalam negeri," ujarnya.

Dimana,lanjut Wahyudin, perjalanan dinas dalam negeri sebesar Rp18.009.860.000, sedangkan perjalanan dinas  luar negeri sebesar Rp38.943.174.000

"Terlalu besarnya alokasi anggaran Sekda DKI Jakarta ini, pantasan membuat Sekda Marullah Matali sangat pede (percaya diri) dan ngotot untuk memenangkan pertarungan menjadi ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah NU DKI Jakarta," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua AMNU (Aktivis Muda NU) Dewa Made Pramiko. Dewa mengajak KPK untuk ikut nongkrong di  memantau Konferwil NU DKI Jakarta.

"Dengan keberadaan KPK ini,  bisa mengurangi potensi money politic di Konferwil NU DKI. Diharapkan tidak ada janji-janji lagi, atau dugaan transaksi lain," pungkas Dewa Made.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli