Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:22wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Cara Kemensos Komitmen Wujudkan Penyandang Disabilitas Tangguh dan Mandiri

Rabu, 31-Maret-2021 17:45

Kemensos dukung proses menyukseskan ketahanan pangan yang dilaksanakan di lingkungan Balai Disabilitas Ciungwanara lewat penanaman sayur-mayur.
Foto : Kementerian Sosial
Kemensos dukung proses menyukseskan ketahanan pangan yang dilaksanakan di lingkungan Balai Disabilitas Ciungwanara lewat penanaman sayur-mayur.
6

BOGOR, NETRALNEWS.COM - Kementerian Sosial (Kemensos) berkomitmen mewujudkan penyandang disabilitas tangguh dan mandiri. Untuk keperluan itu, Kemensos melalui Balai Disabilitas Ciungwanara Bogor melatih penerima manfaat (PM) bercocok tanam.

Kali ini, cocok tanam difokuskan pada tamaman sayur, yakni sayur kangkung. Kepala Balai Disabilitas Ciungwanara Siti Sari Rumayanti menyatakan, perlu waktu kurang lebih 21 hari untuk tumbuh dan siap petik.

“Setelah 21 hari ditaman, kami kini sudah panen kangkung. Hasilnya, PM dapat menghasilkan 20 ikat kangkung yang siap dijajakan. Dalam hitungan menit, kangkung tersebut habis terjual,” kata Siti Sari Rumayanti di Bogor (31/3/2021).

Pada kegiatan ini, kata Sari, PM diajarkan bagaimana cara menanam kangkung mulai dari menyiapkan benih, lahan untuk menanam, penanaman benih, proses perawatan hingga proses panen.

“PM diajarkan bagaimana cara menanam kangkung mulai dari menyiapkan benih, lahan untuk menanam, penanaman benih, proses perawatan hingga proses panen,” katanya.

Program penamanan sayuran ini merupakan bagian dari bentuk dukungan terhadap program pemerintah agar terjaganya Stabilitas Ketahanan Pangan selama Pandemi Covid-19. 

Siti Sari menginstruksikan agar seluruh pegawai mendampingi PM dalam proses menyukseskan ketahanan pangan yang dilaksanakan di lingkungan Balai Disabilitas Ciungwanara lewat penanaman sayur-mayur. 

“Semoga dengan kegiatan ini para PM dapat meningkatkan keterampilan dalam pertanian serta memahami proses tahapan dari awal sampai akhir sebagai bentuk bagian dari terapi psikososial dan kewirausahaan dalam implementasi ATENSI,” kata Sari.

Kangkung yang dihasilkan cukup bagus dan segar. Fahri, salah satu PM yang ikut memanen kangkung, menyebutkan kalau ini adalah pengalaman pertama kali menanam sampai proses memanen.

“Aku senang ibu bisa menanam sayur kangkung sendiri,” kata Fahri dengan senyum lebar.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli