Netral English Netral Mandarin
banner paskah
08:34wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Cara Indra Lesmana Ungkapkan Keindahan Pesona Indonesia

Minggu, 10-January-2021 23:30

Indra Lesmana ungkapkan keindahan pesona Indonesia lewat lagu.
Foto : Kemenparekraf
Indra Lesmana ungkapkan keindahan pesona Indonesia lewat lagu.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM  - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menggandeng musisi Indra Lesmana Lagu 'Citra Nusantara' adalah karya musik ciptaan Indra Lesmana, yang liriknya ditulis oleh Hon Lesmana pada Desember 2020. Karya ini kemudian dikembangkan menjadi sarana perekat hubungan sosial budaya, jejak karya kriya, perdamaian, persatuan, yang di mana sesuai dengan program Kemenparekraf.

Musisi Indra Lesmana, mengatakan bahwa melalui lagu ini dirinya ingin mengangkat keindahan alam dan ragam budaya Indonesia, khususnya di 5 destinasi super prioritas.

“Karya ini ingin menampilkan kolaborasi musik dan suara dari berbagai seniman musik Indonesia, dan gambaran pemandangan keindahan 5 destinasi super prioritas dan beberapa lokasi lainnya di Indonesia bersama kekayaan alam, keragaman budaya, kerukunan dan semangat kreativitas masyarakat dalam berkarya,” ujar Indra, dalam siaran persnya, Minggu (10/1/2021).

Lebih lanjut, Indra berharap bahwa lagu Citra Nusantara dapat menjadi semangat bagi para pendengar dalam berbagai situasi.

"Saya ingin membuat lagu ini bukan hanya  bicara keadaan pandemi saat ini, tapi membuat lagu yang kira-kira bisa menyemangati kembali sebagai bangsa yang besar bahwa kita ini bisa hidup sekarang ini karena kebesaran bangsa ini. Kebersamaan, gotong royong, kedamaian, yang kita sampaikan lewat lagu ini. Kemudian ini bisa menjadi kekuatan baru, terutama generasi milenial yang saya anggap saat ini sudah lama enggak dapat lagu seperti ini," ujar Indra Lesmana.

Rencananya lagu Citra Nusantara akan digarap dengan melibatkan banyak musisi di tanah air untuk mengisi vokal laki-laki dan perempuan hingga orkestra yang mengiringinya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyambut baik karya musik dari Indra Lesmana. Pihaknya akan mendukung untuk kesuksesan lagu tersebut.

"Saya intinya akan all out support serta teman-teman nanti kita cari gimana bisa wujudkan ini lebih cepat karena kita kan lagi prihatin nih COVID-19. Dan kita ingin ada kegiatan yang membangkitkan semangat dari pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata," ujar Sandiaga Salahuddin Uno.

Sandiaga menyarankan untuk memanfaatkan influencer dalam memasarkan lagu Citra Nusantara. Sehingga lagu tersebut dapat diterima oleh masyarakat luas dan mendunia.

"Terakhir like it or not kesuksesan ini kalau bisa kita dapat komitmen dari Pak Jokowi maupun beberapa rekan-rekan di Kabinet Indonesia Maju. Atau public figure yang punya jutaan sosial media suporter baik lokal maupun internasional, Pak Jokowi salah satunya, ada Raffi Ahmad, mungkin Atta Halilintar dan sebagainya yang bisa kita ajak gabung juga, supaya bisa maksimal," ujar Sandiaga.

Sandiaga juga mengusulkan agar dibuatkan sayembara untuk masyarakat di masing-masing 5 destinasi super prioritas untuk ikut serta dalam proyek lagu tersebut. Hal tersebut bertujuan agar lagu tersebut dapat lebih lekat dekat dengan masyarakat di 5 destinasi super prioritas.

"Namun kalau boleh usul tambahan, pelibatan masyarakatnya nih terutama Insta Jam. Jadi yang ikut juga masyarakat di tiap 5 destinasi super prioritas dan di seluruh wilayah nusantara semuanya berlomba-lomba berkreasi dengan langgeng. Jadi ada semacam sayembara ada kurasinya mulai dari tingkat desa wisata dan tingkat nasional. Nanti pemenangnya bisa diikutkan di final dari produk ekonomi kreatif ini," tambahnya.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani