Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:52wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Bupati Sragen Kuatir 'Gerakan Di Rumah Saja' Angka Kehamilan Tinggi, FH: Sini Saya Ajari Caranya Biar ga Hamil !

Kamis, 04-Februari-2021 11:45

Ferdinand Hutahaean
Foto : Istimewa
Ferdinand Hutahaean
9

JAKARTA, METRALNEWS.COM - Eks politisi Demokrat, Ferdinand Hutahean (FH) menanggapi kekuatiran Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati terkait gerakan 'Jateng Di Rumah Saja'.

Yuni, begitu Kusdinar akrab disapa, menganggap gerakan 'Jateng Di Rumah Saja' sebabkan angka kehamilan meninggi.

 

Ferdinand menyayangkan kekuatiran Bupati Sragen itu. Dirinya pun siap mengajari bagaimana agar tidak hamil.

 

"Ya elah buuuu...!! Sini saya ajari caranya biar ga hamil..!! Gitu aja kuatir..!!" kata Ferdinand dalam akun Twitternya. 

 

Sebelumnya gerakan Jateng di Rumah Saja yang digaungkan Gubernur Ganjar Pranowo untuk menekan angka kasus Covid-19 justru bikin Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati kuatir.

 

Ia kuatir gerakan yang rencananya berlangsung selama dua hari pada akhir pekan tersebut bakal memicu peningkatan angka kehamilan.

 

Karena dengan program itu, seluruh penduduk wilayah Jateng wajib berada di rumah selama dua hari dan tidak boleh ke mana-mana.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati