Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:47wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Bupati Lebak Ancam Santet Moeldoko, DT: Cinta kepada Orang ngga Harus Main Dukun Juga Kaleee

Selasa, 09-Maret-2021 13:30

Politisi Dewi Tanjung
Foto : Istimewa
Politisi Dewi Tanjung
23

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi PDIP, Dewi Tanjung (DT) ikur berkomentar terkait Pernyataan Ketua DPD Partai Demokrat Banten sekaligus Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya yang akan menyantet Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Hal ini lantaran berawal dari kisruh internal Partai Demokrat, di mana Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum melalui Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Sibolangit Sumatera Utara 5-7 Maret 2021 lalu.

Iti tidak terima dengan terpilihnya Mantan Panglima TNI ini sebagai Ketua Umum Partai Demokrat karena dia mengaku loyal kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

"Banten tidak gentar. Kami tetap setia pada ketum (AHY) kami yang ganteng. Kalau pun kami harus turun berdemo, kami siap. Santet Banten akan dikirim untuk KSP Moeldoko," ungkap Iti seperti dikutip dari Warta Kota, Senin (8/3/2021).

Terkait Dewi merasa heran dengan pernyataan iti sebagai seorang Bupati yang bisa mengeluarkan kata-kata yang tak pantas seperti itu.

"Waoow Luar biasa Hebat Yaa seorang Bupati Bisa mengeluarkan kata2 seperti ini ?," tulis Dewi di akun Twitternya. @DTanjung15, Selasa (9/3/2021).

Perempuan yang biasa disapa Nyai ini juga menyebutkan orang yang taat beragama tidak akan melakukan hak-hal di luar ketentuan Allah SWT.

"Orang yg taat Beragama Tidak akan mungkin melakukan hal2 di luar ketentuan Allah SWT apalagi berbuat mistik dan musrik," ujarnya.

Di akhir Cuitannya Dewi mengatakan bahwa kalau cinta keoada orang tidak mesti pakai dukun."Cinta kepada orang ngga harus main dukun juga kaleee," pungkas Dewi.

Cuitan Dewi pun direspon berbagai komentar pro dan kontrar oleh netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Selasa (9/3/2021).

@TiluKun: Bupati ke gtu hrs-nya dipecat...Bupati kan kepanjangan tangan dari pemerintah pusat, biarpun dia partisan...setia sm (ketum??)nya seh blh⊃2; aja,tp dia hrs lbh setia lg kpd negara sesuai dg sumpah jabatan.

@edo_macho: Dia bk borok sendiri jd jls dia bs jd bupati menang krn lawanya terkapar smua kena kiriman bola api(santet)

@Suryo52573671: Wahai Bupati nan cantik jelita anda adalah figur publik sekaligus suri tauladan bagi semua "Rakyat" yg anda pimpin sekiranya itu tidak anda sengaja mengeluarkan kata" dgn nada mengancam mau "santet" seseorang sangatlah itu tidak elok karena anda adalah seorang pejabat negara 

@RaflesPStp: Laporkan atas ujaran kebencian dan ancaman pembunuhan, kakak... Dampak ucapannya sangat besar, masyarakat bisa takut berhadapan dengan dia. Contoh yg tidak baik dari seorang Bupati.

@sofyanmidris1: Nyabu, maling panci, koruptor, nyantet ...ada semua di situ ...partai atau kelompok bromocorah ...moga2 rakyat semangkin fahammmmmmmm

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati