Netral English Netral Mandarin
banner paskah
10:57wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
BUMN Konstruksi Ini Merugi Akibat Pandemi, Eks Wasekjen MUI: Apakah Indonesia Sudah Resesi?

Selasa, 30-Maret-2021 08:12

Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain
Foto : Istimewa
Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) Tengku Zulkarnain ikut mengomentari meruginya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Tengku menuliskan kalau ekonomi makin ruwet karena pandemi corona. Dia pun mempertanyakan apakah Indonesia sudah memasuki resesi.

"Waskita rugi trilyunan. Saham anjlok 90 poin. Waskita juga terpaksa restrukturisasi hutang. Dan tahun ini terpaksa menjadwal ulang proyek jalan tol yg akan dibangun.Semuanya karena terdampak pandemi Covid 19. Ekonomi tambah ruwet. Sudah resesi kah...?," tulisnya seperti dilansir  di Jakarta, Selasa (30/3/2021).

Sebelumnya Tengku mensisipkan sebuah berita terkait pernyataannya. Astagfirullah, Investor Langsung Angkar Koper Tau Waskita Menderita Rugi Triliunan.

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) diketahui menderita kerugian hingga sebesar mencapai senilai Rp7,38 triliun di sepanjang 2020. Angka tersebut berbandding terbalik dengan kondisi di tahun 2019 dimana perusahaan masih bisa meraup untung Rp938,14 miliar. 

Kondisi ini nampaknya membuat para pemegang saham ketar-ketir, hingga berdampak ke harga saham BUMN konstruksi ini yang amblas 90 poin atau 6,67% hingga terdepak ke posisi Rp1.260 per saham. 

Pada perdagangan hari ini saham WSKT diperdagangkan sebanyak 23,762 kali dengan melibatkan 156,83 juta saham dengan total nilai transaksi Rp202,29 miliar. Seperti dinukil wartaekonomi.co.id 

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli