Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:51wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Mengaku Sudah Prediksikan BUMN Ini Bakal Rugi Rp7,37 Triliunan, Said Didu: Siapa Bertanggung Jawab?

Kamis, 01-April-2021 21:30

Muhammad Said Didu
Foto : Istimewa
Muhammad Said Didu
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu memprediksi kalau perusahaan pelat merah konstruksi bakal bangkrut. Apalagi, tahun ini sudah waktunya jatuh tempo mencicil utang.

Dalam catatannya, Waskita mempunyai utang hingga Rp7,37 triliun. Said mempertanyakan siapa yang bakal menanggung beban tersebut.

"Seperti analisis saya pada thn 2019 bhw BUMN yg ditugaskan bangun jalan Tol Waskita Karya akan "bangkrut" 2021 krn saatnya bayar utang smtr Tol yg dibangun merugi. Akhirnya Waskita Karya akan kesulitan thn ini krn rugi thn 2020 sangat besar Rp 7,37 trilyun. Siapa tanggung jawab?," tulisnya seperti dilansir Jakarta, Jumat (1/4/2021).

Sebelumnya, Emiten BUMN kontraktor PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) mencatatkan penurunan kinerja signifikan pada 2020 akibat pandemi Covid-19. Berdasarkan laporan perseroan, emiten dengan kode saham WSKT ini membukukan pendapatan senilai Rp16,19 triliun di sepanjang 2020. 

Realisasi itu anjlok 48,37 persen dibandingkan pendapatan usaha pada 2019 senilai Rp31,38 triliun akibat operasional bisnis perseroan terkena dampak pandemi Covid-19. Beban pokok pendapatan pada 2020 mencapai Rp18,17 triliun, lebih rendah dibandingkan Rp25,78 triliun pada 2019. WSKT pun membukukan rugi bruto Rp1,97 triliun, berbalik dari laba bruto sebelumnya Rp5,6 triliun. Seperti dinukil dari bisnis.com 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Taat Ujianto