Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:49wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Elit PKS: Turut Berduka, Mohon Doa, Usut Tuntas

Minggu, 28-Maret-2021 17:28

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera
Foto : Istimewa
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyampaikan duka cita atas peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (28/3/2021).

"Turut berduka. Diduga teror bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pd Minggu (28/3) pagi," tulis Mardani di akun Twitternya.

Mardani mengecam aksi teror bom bunuh diri itu dan meminta aparat untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

"Aksi ini tentu tidak dibenarkan. Aparat dan kepolisian perlu segera mengusut tuntas. Keamanan seluruh warga negara menjadi prioritas utama. Semua mohon doa," kata Mardani.

Sebelumnya diberitakan, ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/03/2021) pada pukul 10:30 WITA. Aksi teror itu terjadi saat sejumlah jemaat gereja tengah beribadah. 

Akibat ledakan itu, 14 orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. Korban merupakan pihak keamanan gereja dan jemaat.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli