Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:11wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
BNPB Gencar Kirim Bantuan Bagi Korban Bencana di NTT

Rabu, 07-April-2021 16:15

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati
Foto : Jawa Pos
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan pendistribusian bantuan untuk meringankan beban warga terdampak bencana siklon tropis Seroja yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4/2021). Adapun bantuan tersebut dikirimkan melalui beberapa tahap.

Bantuan tahap pertama berupa 15 paket lauk pauk, 30 paket makanan siap saji, 30 paket makanan tambah gizi, 280 lembar selimut, 600 lembar sarung, 1.000 lembar masker kain, dan 1.000 lembar masker medis.

"Selain itu, terdapat pula bantuan berupa alat rapid test antigen sebanyak 2.250 yang didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam siaran persnya, Rabu (7/4/2021).

Bantuan tahap pertama ini ditujukan untuk korban terdampak di Desa Wayburak, Kecamatan Waywerang Adonara Timur dan Desa Nelelamadiken, Kecamatan Ileboleng Kabupaten Flores Timur dengan cara diangkut menggunakan kapal motor antar pulau.

Selanjutnya, bantuan tahap kedua berupa 987 paket lauk pauk, 972 paket makanan siap saji, 972 paket makanan tambah gizi, 2.720 lembar selimut dan 1.400 lembar sarung. BNPB juga menyertakan sebanyak 7.750 alat rapid test antigen yang didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur.

"Bantuan tahap kedua ditujukan untuk korban di Desa Nelamadiken, Kecamatan Ile Boleng dan Desa Waiburak, Kelurahan Waiwerang Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur," ungkap Raditya.

Selain itu, bantuan dari berbagai pihak yang didistribusikan melalui udara antara lain dengan menggunakan pesawat cargo melalui bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta menuju Bandara Larantuka, NTT dengan estimasi tiba pada hari ini, Rabu (7/4/2021) pukul 08.00 pagi tadi waktu Larantuka.

Adapun bantuan yang diangkut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia berupa 100.000 buah APD, 100.000 lembar masker bedah, 100.000 lembar masker anak, 5.000 lembar masker N95, dan 100.000 lembar masker kain.

"Terdapat pula bantuan dari BNPB berupa; 360 paket lauk pauk, 360 paket makanan siap saji, 360 paket makaan tambah gizi, dan 10.000 alat rapid antigen," jelas Raditya.

Sementara itu, dari Surabaya dengan menggunakan pesawat kargo, tambahan bantuan 6 set tenda keluarga serta bantuan dari Kementerian Sosial diberangkatkan menuju Kupang, NTT. Pesawat kargo ini diperkirakan akan tiba hari ini pukul 08.00 waktu Kupang.

Melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten akan diberangkatkan juga bantuan dengan menggunakan pesawat kargo Myindo menuju Kupang, NTT dengan estimasi tiba hari ini pukul 15.00 waktu Kupang.

Adapun bantuan yang diangkut merupakan bantuan dari BNPB berupa 295 buah kasur lipat, 5.000 lembar selimut, 20.000 alat test antigen, 5.040 buah pembalut wanita, 260 paket perlengkapan bayi, 12 set tenda pengungsi, 642 paket lauk pauk, 408 paket makanan siap saji, 408 paket makanan tambah gizi, 50.000 lembar masker kain, 100.000 lembar masker medis dan 50.000 lembar kain anak.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati