Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:42wib
Indonesia Corruption Watch menilai pengelolaan internal Komisi Pemberantasan Korupsi sudah bobrok. Kapal selam KRI Nenggala-402 yang hilang kontak saat melakukan latihan di perairan Bali karam di kedalaman 600-700 meter.
BKH: Semoga Politisi yang Cari Muka ke Jokowi Berhenti Sosialisasi Wacana Presiden 3 Periode

Rabu, 17-Maret-2021 11:15

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman
Foto : Istimewa
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menegaskan tidak berminat menjadi presiden selama 3 periode.

Benny berharap, penegasan Presiden itu membuat para politisi yang selama ini cari muka dengan Jokowi tak lagi menggulirkan wacana masa jabatan presiden 3 periode.

Pasalnya, Benny menyebut, wacana masa jabatan presiden 3 periode merupakan ide buruk yang bisa menjerumuskan Jokowi serta merusak negara dan sistem konstitusi.

"Prima! Semoga dengan penegasan ini, para politisi yang cari muka dengan Presiden Jokowi berhenti sosialisasikan ide buruk ini," tulis Benny di akun Twitternya, Rabu (17/3/2021).

"Selain menjerumuskan Presiden juga merusak negara dan sistem konstitusi.#Liberte!" jelas @BennyHarmanID.

Seperti diketahui, wacana masa jabatan presiden 3 periode sempat mencuat pada akhir 2019 lalu bersamaan dengan rencana amendemen Undang-Undang Dasar 1945.

Saat itu, Presiden Jokowi dengan tegas menolak wacana tersebut. Ia menilai, pihak yang menggulirkan wacana itu ingin cari muka dan menjerumuskannya.

Isu itu kini kembali ramai dibicarakan setelah dibahas oleh pendiri Partai Ummat Amien Rais. Ia mengaku curiga ada skenario yang tengah dimainkan rezim saat ini untuk mengamendemen UUD 1945 agar mengubah ketentuan soal masa jabatan presiden supaya Jokowi bisa menjadi presiden 3 periode.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Jokowi kembali menegaskan jika dirinya tidak berminat menjadi presiden selama 3 periode. Ia menyebut, konstitusi telah mengamanahkan masa jabatan presiden maksimal 2 periode. 

“Saya tegaskan, saya tidak ada niat. Tidak berminat juga menjadi presiden tiga periode. Konstitusi mengamanatkan dua periode. Itu yang harus kita jaga bersama-sama,” kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (15/3/2021).

Jokowi pun mengingatkan agar jangan membuat isu yang berpotensi menimbulkan kegaduhan baru. Sebab, saat ini yang terpenting adalah fokus pada penanganan pandemi.

"Jangan membuat kegaduhan baru, kita saat ini tengah fokus pada penanganan pandemi," jelas mantan Gubernur DKI Jakarta itu. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati