Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:18wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
BIN Sebut Pelaku Bom di Makassar Diduga Anggota Eks Ormas, EK: Taruhan Yuk Ormas yang Dimaksud Mana?

Senin, 29-Maret-2021 16:00

Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Twitter
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) Eko Kuntadhi menanggapi pernyataan BIN yang menyebut pelaku bom bunuh diri di Makassar anggota eks Ormas di Indonesia.

Eko mengatakan, eks Ormas di Indonesia hanya ada tiga, yaitu PKI, HTI dan FPI. Ia pun mengajak bertaruh eks Ormas mana yang dimaksud BIN.

"Eks Ormas di Indonesia cuma ada tiga. PKI, HTI atau FPI! Taruhan yuk, Ormas yang dimaksud yang mana?," kata Eko dalam akun Twitternya, Senin (29/3/2021).

Sebelumnya, BIN akan terus menyelidiki siapa dalang di balik peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, pada Minggu (28/3/2021).

Merujuk pada informasi yang dihimpun BIN, Deputi VII BIN, Wawan Purwanto mengatakan pelaku bom bunuh diri diduga merupakan anggota atau simpatisan dari salah satu bekas ormas di tanah air.

Meski begitu, Wawan enggan merinci ormas mana yang dimaksudnya itu.

"Penangkapan sejumlah pelaku teroris di Makassar yang sebagian merupakan anggota dan simpatisan dari eks ormas tertentu terus didalami," ujar Wawan saat dihubungi, Minggu.

Sampai saat ini, Densus 88 memang terus menangkap jaringan teroris di Sulawesi Selatan. Terakhir ada 19 orang ditangkap dan dibawa ke Jakarta.

Wawan menyebut, pihaknya telah mengetahui akan adanya ratusan jemaah dibaiat oleh ISIS di Sudiang Sulsel sejak 2015 lalu.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati