Netral English Netral Mandarin
07:17wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Big Imam Ditangkap maka Terjadi Gempa? Eko: Turki Juga, Kesimpulan: Jangan Tangkap Pelaku Mesum!

Minggu, 17-January-2021 08:25

Big Imam Ditangkap maka Terjadi Gempa? Eko Kuntadhi sebut Turki Juga, Kesimpulan: Jangan Tangkap Pelaku Mesum!
Foto : Istimewa
Big Imam Ditangkap maka Terjadi Gempa? Eko Kuntadhi sebut Turki Juga, Kesimpulan: Jangan Tangkap Pelaku Mesum!
64

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Eko Kuntadhi kembali mengejutkan jagat medsos. Cuitannya lagi-lagi bikin merah kuping para pendukung Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

"Karena Big Imam ditangkap polisi, Indonesia terjadi gempa. Itu logika yang dikembangkan para penyembah baliho," cuitnya melalui akun Twitter, Sabtu (16/1/21).

"Turki juga barusan terjadi gempa. Mungkin karena Harun Yahya juga ditangkap! Kesimpulan: Jangan menangkap pelaku mesum!" lanjutnya.

Mengenai bencana gempa Majene, sebelumnya diberitakan, telah terjadi gempa susulan di Majene Sulawesi Barat, Sabtu (16/1/2020). Melansir Twitter BMKG, gempa terjadi pukul 6:32 dengan magnitude 5.

"Pusat gempa di darat 20 kilometer Timur Laut Majene," tulis akun @infoBMKG. "Kedalaman 10 km."

Peringatan akan gempa susulan sebelumnya sudah disampaikan BMKG. Sehingga warga diminta waspada.

"Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pantai atau pesisir juga diharapkan untuk selalu waspada dan segera menjauhi pantai apabila merasakan adanya gempa susulan," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, dalam keterangannya.

Sebelumnya Majene diguncang gempa 6,2 SR, Jumat (15/1/21). Gempa terasa hingga Palu, Sulawesi Tengah dan Makassar Sulawesi Selatan.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto