Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:42wib
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, Senin (10/5/2021), mengumumkan lockdown atau penerapan perintah kontrol pergerakan (MCO) di seluruh wilayah negara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat atau penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah pada hari ini, Selasa (11/5) secara daring dan luring.
Bersepeda 30 Menit Lima Kali dalam Sepekan Ternyata Bisa Turunkan Risiko Sakit Jantung 50 Persen

Selasa, 06-April-2021 18:40

Olahraga dengan intensitas sedang selama 30 menit sampai 1 jam sebanyak 3 kali dalam seminggu seperti bersepeda turunkan risiko penyakit jantung.
Foto : pixabay
Olahraga dengan intensitas sedang selama 30 menit sampai 1 jam sebanyak 3 kali dalam seminggu seperti bersepeda turunkan risiko penyakit jantung.
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Meningkatnya penderita penyakit jantung di Indonesia tidak terlepas dari perubahan gaya hidup masyarakat. Salah satunya adalah kemajuan teknologi yang membuat segalanya serba mudah lalu membuat kita minim dalam bergerak dan kurang berolahraga.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Esti Nurjadin dalam peringatan World Health Day. Pada peringatan yang jatuh pada setiap 7 April itu, YJI bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) dan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) merilis buku saku "Cara Tepat Bersepeda Untuk Kesehatan Jantung", Selasa (6/4/2021).

Olahraga bersepeda belakangan ini sedang marak dilakukan masyarakat. Diketahui bahwa bersepeda termasuk kegiatan olahraga yang menyenangkan, serta memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, terutama bagi kesehatan jantung.

DR Dr Isman Firdaus, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FAPSIC, FESC, FSCAI yang merupakan Ketua PERKI menyatakan, salah satu penyebab serangan penyakit kardiovaskular dan stroke adalah kurangnya olahraga. Agar kesehatan jantung tetap terjaga, lakukan olahraga praktis seperti bersepeda, kata dia.

Ia memberi saran, kita harus berolahraga setiap hari dalam seminggu.

Namun, jika tidak sempat, lakukan olahraga dengan intensitas sedang sebanyak 5 kali dalam seminggu selama 30 menit.

“Alternatif lain adalah olahraga dengan intensitas sedang selama 30 menit sampai 1 jam sebanyak 3 kali dalam seminggu. Bersepeda dengan rutin akan menurunkan risiko penyakit jantung hingga 50 persen”, tambah Dr. Isman.

Bersepeda termasuk salah satu olahraga yang risiko cederanya sangat minim. Aktivitas bersepeda menjadi kegemaran banyak orang karena disamping dapat mengurangi risiko penyakit jantung, bersepeda juga dianggap sebagai kegiatan yang menyenangkan. Tubuh akan lebih sehat jika kegiatan bersepeda dilakukan secara teratur.

Lewat buku saku ini, masyarakat diajak untuk mempersiapkan kondisi tubuh untuk mencegah terjadinya cedera,

Dalam buku saku tersebut dijelaskan tentang tips jantung sehat bagi para pesepeda, skrining awal saat bersepeda, sampai bagaimana bersepeda agar tidak berisiko terjadi serangan jantung.

“Adanya buku saku yang membahas mengenai kegiatan bersepeda dan kesehatan jantung ini diharapkan dapat dijadikan panduan dasar kepada masyarakat untuk berolahraga khususnya bersepeda dengan teratur demi kesehatan khususnya kesehatan jantung mereka,” kata Esti, seperti dikutip Antara.

Penyakit jantung masih merupakan ancaman dunia nomor satu. Di Indonesia sendiri berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menyebutkan bahwa setidaknya 15 dari 1.000 orang individu di Indonesia menderita penyakit jantung.

 

Reporter :
Editor : Irawan HP