Netral English Netral Mandarin
04:33wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Beredar Poster Puan-Moeldoko untuk Pilpres 2024, Hoax?

Sabtu, 20-Maret-2021 12:35

Poster deklarasi dan dukungan kepada Puan-Moeldoko sebagai Capres-cawapres 2024
Foto : Twitter
Poster deklarasi dan dukungan kepada Puan-Moeldoko sebagai Capres-cawapres 2024
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Beredar di media sosial poster deklarasi dan dukungan kepada politisi PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Moeldoko sebagai Capres-cawapres untuk Pilpres 2024 mendatang.

Dalam poster itu, disebutkan bahwa acara deklarasi dukungan kepada Puan- Moeldoko akan digelar di The Royal Ballroom, Hotel JW Marriott Surabaya, Senin (29/3/2021).

"Deklarasi dan Dukungan Capres- Cawapres 2024, Puan Maharani- Moeldoko," bunyi poster tersebut.

Ditulis juga bahwa acara deklarasi dan dukungan kepada Puan-Moeldoko diselenggarakan oleh Pro Bhakti NKRI.

Menanggapi hal itu, PDIP memastikan bahwa informasi yang ada dalam poster tersebut adalah kabar bohong alias hoax.

"Hoax," kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (19/3/2021).

"Sebagai Ketua DPP Pemenangan Pemilu, saya tidak menerima perintah atau apapun terkait dengan acara tersebut," tegasnya.

Terpisah, Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) juga membantah adanya acara deklarasi dukungan Moeldoko dan Puan sebagai Capres-cawapres 2024.

"Jelas sekali, informasi ini salah dan bohong besar," kata Tim Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat versi KLB Darmizal dalam keterangannya, Jumat (19/3/2021).

Darmizal menegaskan, Partai Demokrat versi KLB saat ini fokus mendapat pengesahan Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham).

"Sebab fokus kami usai penyusunan pengurus Partai Demokrat yang baru adalah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM," jelasnya.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati