Netral English Netral Mandarin
banner paskah
19:59wib
Leicester City berhasil menyabet gelar juara Piala FA usai membungkam Chelsea 1-0 di Stadion Wembley, Sabtu (15/5). Gol tunggal kemenangan The Foxes dicetak oleh Youri Tielemans di menit ke-63. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menutup sementara Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Margasatwa Ragunan, pada 16-17 Mei 2021.
Benarkah HRS Hanya Sekadar Boneka di FPI? Denny: Boneka Cantik dari India...

Senin, 12-April-2021 08:25

Kolase Denny Siregar dan Habib Rizieq Shihab
Foto : Istimewa
Kolase Denny Siregar dan Habib Rizieq Shihab
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Benarkah Habib Rizieq Shihab (HRS) hanya sekadar boneka di dalam organisasi FPI yang kini sudah dibubarkan? Kalau dia boneka, berarti ada yang menggerakkan.

Pertanyaan ini beberapa kali dijawab oleh pegiat media sosial Denny Siregar yang menganalisa keberadaan HRS dan Munarman. Dalam kacamata Denny, Munarmanlah yang lebih menentukan.

Hari Minggu malam 11 April 2021, Denny kembali ungkit persoalan itu, dengan mencuit HRS sebagai “boneka cantik dari Indioa” namun kemudian diralatnya.

“Boneka cantik, dari India.. eh salah,” kata Denny sambil mengunggah penggalan berita tentang pernyataan dirinya sebelumnya.

Denny sebelumnya mengaitkan Munarman dengan terduga teroris yang ditangkap Densus 88 beberapa waktu lalu.

Ia kemudian menjelaskan bahwa Front Pembela Islam (FPI) telah bertransformasi sebagai ISIS di Indonesia.

Denny menggunakan sosok 'Munarboy' dan menudingnya sebagai otak di balik pembentukan laskar jihad di tubuh FPI.

"Sejak Munarboy masuk FPI, dia dengan cepat masuk ke ring 1 dan ada di samping Rizieq. Munarboy membawa jaringan dan dana besar dari luar supaya bisa dekat dengan Rizieq. Ini berkaitan dengan ide Munarboy untuk buat FPI sebagai jaringan ISIS di Indonesia, mirip Boko Haram di Nigeria," tulis Denny Siregar mengawali penhelasannya dikutip dari akun twitternya, Minggu (11/4/2021).

Denny menyebut, kehadiran sosok Munarboy itu membuat Habib Rizieq Shihab senang lantaran dengan cepat FPI menjadi sebuah organisasi yang besar.

"Rizieq senang, karena dengan begitu FPI bisa jadi organisasi besar, bukan lagi organisasi preman. Apalagi Munarboy janjikan dia untukjadi Imam besar jika ISIS berkuasa nanti. Itulah awal perubahan FPI yang dulunya ahlusunah wal jamaah bermetamorfosis jadi wahabi," jelasnya.

Denny menyebut, dekatnya sosok Munarboy dengan Habib Rizieq, sempat menimbulkan perpecahan di tubuh internal.

"Dekatnya Munarboy dengan Rizieq ini buat kecemburuan elit FPI. FPI terbelah, tapi Munarboy lebih kuat karena dia bawa dana internasional. Sedangkan elit FPI lainnya cuman andalkan donasi ma bohir. Lagian mereka nggak sepinter Munarboy yang langsung buat Laskar Jihad, dimana dia sebagai panglimanya," sebut Denny.

"Laskar jihad Munarboy inilah yang terlibat bentrok dgn polisi di KM 50. Mrk punya SOP bunuh siapapun yg mau celakakan Rizieq dan Munarboy.

Laskar Jihad ini juga yg kemaren ditangkap Densus karena rencana bikin bom saat sidang Rizieq dan bikin rusuh Indonesia dengan sasar toko China," imbunya.

Maka, Denny menilai bahwa sosok Munarboy inilah yang sebenarnya pengendali dalam organisasi.

Ia bahkan menyebut, keberadaan Habib Rizieq dalam organisasi tersebut laiknya seperti boneka.

Rizieq, menurut Denny, hanya dijadikan 'boneka' untuk menggaet simpatik umat muslim lantaran Habib Rizieq dikenal sebagai keturunan Rasulullah SAW.

"Munarboy inilah mastermind sebenarnya, sdgkan Rizieq hanya boneka, sbg simbol dgn konsep imam besar utk raih pendukung. Rizieq itu boneka sempurna. Predikat Cucu Nabi buat banyak orang simpati padanya. Kultur muslim Indonesia yang hormat pada keluarga Nabi inilah yang dimainkan Munarboy."

Denny menyebut, Munarboy ini sempat datang ke Makasar untuk menyebarkan ideologi yang ia percayai.

Namun, bak seorang intelegen, Denny menyebut bahwa misi Munarboy ini sempat gagal

"Sesudah bentuk laskar Jihad, Munarboy ke Makassar dan memulai proses perubahan dr FPI menjadi ISIS. Sayang, gerak Munarboy terhambat karena ISIS sdh dijadikan teroris oleh dunia internasional. Dia menyingkir, tapi ideologi yg dia tebarkan terus menyebar.

Dari hasil baiat ISIS di Makassar thn 2015 itulah, lahir pasangan bomber yang ledakkan diri di Katedral Sulu, Filipina. 60 tewas. Juga pasangan bomber di Katedral Makassar kemarin. Sudah siap juga bbrp pasangan lainnya, tapi keburu terlacak oleh polisi. FPI sudah menjelma jd ISIS," terang Denny seperti dinukil Tribunnews.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto