Netral English Netral Mandarin
22:39wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
Bela Istri yang Joget, Ustaz Solmed Dapat Teguran dari Pendiri Ponpes Darush Sholihin

Selasa, 06-April-2021 07:45

Pasangan Ustaz Solmed dan Jasmine April.
Foto : Selebriti
Pasangan Ustaz Solmed dan Jasmine April.
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Istri  Ustaz Solmed Jasmine April beberapa waktu lalu mendapat kritikan netizen lantaran joget TikTok.

Tentu saja  sebagai suami yang juga ustaz, Solmed membela istrinya. “Joget TikTok tak ayalnya seperti senam kesehatan jasmani (SKJ). Ustad Solmed juga mengatakan bahwa dirinya merdeka dan tidak terbawa arus," tulisnya.

Namun, pernyataan Solmed mendapat tanggapan dari Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal pendiri Pesantren Darush Sholihin, di Girisekar, Dusun Warah, Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta. 

Dia ikut mengomentari mengenai hal tersebut. Lewat Instagram miliknya, sang ustaz yang juga blogger merasa perlu menuliskan beberapa catatan lantaran Solmed merupakan seorang selebriti.

“ISTRI USTADZ JOGET TIKTOK”

Kenapa kami membahas hal ini:
 - Karena ustadz ini adalah public figure
- Ia menyampaikan pendapatnya dalam bahasa Arab dengan menukil pendapat dalam madzhab Syafii, tetapi salah penempatan

Catatan untuk ustadz ini...

Ulama Syafiiyah bolehkan ar-raqshu (menari), tetapi tidak untuk perempuan, apalagi untuk santapan publik.Catatan kami tentang joget:
Hukum joget atau menggerakkan badan bisa dihukumi mubah seperti menari dengan alat perang (contoh, yang dilakukan oleh orang Habasyah yang ditonton Aisyah), bisa juga dihukumi makruh seperti bergoyang pada umumnya (asalkan tidak menjatuhkan muru'ah, kewibawaan), dan bisa juga dihukumi haram jika diiringi hal haram atau dilakukan dalam rangka ibadah.

Berjoget atau menarinya seorang wanita di hadapan yang bukan mahram dihukum haram karena godaan wanita begitu dahsyat.

Jika ar-raqshu (kita sebut lemah gemulainya) yang dilakukan istri di hadapan suami, hukumnya halal. Hal ini dengan catatan, tidak dilihat oleh orang lain.

Para ulama sepakat akan ditolaknya persaksian para penari (ar-raqqash) karena seperti ini menjatuhkan muru'ah (kewibawaan). Padahal muru'ah ini adalah faktor diterimanya suatu persaksian.

Menyewa penari tergantung dari hukum menari. Jika menarinya mubah, dihukumi mubah. Jika menarinya haram, dihukumi haram. Jika menarinya makruh, dihukumi makruh.

Menari, berdansa, joget menjadi haram jika dibarengi dengan hal yang diharamkan syariat seperti minum khamar dan membuka aurat, termasuk juga jika diiringi musik," tulisnya dalam Instagram miliknya.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani