Netral English Netral Mandarin
banner paskah
08:48wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Begini Cara Benar Gunakan Platform Digital agar Produk UMKM Dikenal Banyak Orang

Selasa, 16-Maret-2021 17:30

Ilustrasi digital marketing.
Foto : Istimewa
Ilustrasi digital marketing.
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Fanny Murhayati, Marketing Director Kantar Indonesia membagikan beberapa kiatnya untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan platform digital guna memasarkan produk lebih efektif dan bisa menjangkau banyak orang, terutama jelang bulan Ramadan.

Hal ini didorong data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI yang menunjukkan masyarakat lebih banyak menggunakan internet untuk merayakan kebersamaan di bulan suci Ramadan 2020. Angka peningkatannya meningkat sebanyak 40 persen dari Ramadan dan Idul Fitri tahun 2019.

"Sehingga, memang peningkatan aktivitas di internet ini bisa ikut dimanfaatkan brand dan pelaku UMKM untuk memasarkan bisnisnya dengan efektif," kata Fanny dalam diskusi media "TikTok Ramadhan Insight 2021" bersama TikTok for Business yang digelar secara daring, Selasa (16/3/2021).

Fanny lalu mulai membagi kiatnya, "Yang pertama adalah bagaimana membuat konten tersebut relevan dengan para pengguna (aplikasi/platform digital)."

Menurut Fanny, membuat konten yang relevan dapat menimbulkan kedekatan emosional dengan pengguna, yang mungkin nantinya bisa menggugah minat mereka untuk membeli produk yang dipasarkan.

Kiat selanjutnya, adalah bagaimana pelaku UMKM mampu menyesuaikan produk dan kontennya dengan kondisi saat ini. Misalnya karena pandemi yang sudah berjalan selama satu tahun, mendorong jasa antar barang lebih diminati masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, bisa membuat produk dan brand menjadi lebih sesuai dan menarik.Selain membuat produk menjadi relevan, langkah selanjutnya adalah bagaimana pemilik usaha membuat konten yang variatif di dashboard / feed media sosialnya.

"Jadi, jangan semua (konten) diisi dengan iklan, karena pengguna pasti akan bosan. Berikan variasi konten kreatif seperti informasi unik hingga edukasi dan hiburan," kata Fanny seperti dilansir Antara.

"Terakhir, adalah pastikan dan yakinkan calon konsumen bahwa produk kita aman, baik dari sisi kesehatan dan higienitasnya, karena sekarang konsumen memprioritaskan hal tersebut di masa pandemi," imbuhnya.

Reporter :
Editor : Irawan HP