Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:02wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Beda Pendapat Soal Kebijakan Sepeda Masuk MRT, TG: Ancur deh Ibu Kota

Jumat, 26-Maret-2021 18:40

Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
Foto : Istimewa
Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Pakar PKPI, Teddy Gusnaidi mengomentari beda pernyataan antara Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wagub DKI Ahmad Riza Patria soal kebijakan sepeda masuk MRT.

Sejak awal, jelas Teddy, dirinya telah mengatakan pembagian tugas pimpinan Pemprov DKI. Riza Patria bekerja, sementara Anies mengurus seremonial saja. 

"Kan gue udah bilang, biarkan riza patria bekerja, anies urus seremonial aja. Jadinya kan begini, udah mau diluruskan, dibengkokin lagi. Ancur deh ibukota..," kata Teddy dalam akun Twitternya.

Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tidak sepakat dengan izin membawa sepeda non-lipat ke dalam angkutan moda raya terpadu (MRT). Padahal, sebelumnya Direktur Utama MRT William Sabandar telah mengizinkannya.

Menurut Riza, sepeda yang bukan tipe bisa dilipat bisa menganggu penumpang lain dalam kereta. Karena itu, dia memiliki pendapat yang berbeda dengan anak buahnya sendiri.

"Kalau sepeda tidak lipat mengganggu," ujar Riza.

Menurut Riza, sepeda lipat memang sudah diizinkan untuk dibawa masuk ke dalam gerbong. Sebab kendaraan ramah lingkungan itu tak memakan banyak tempat.

"Ya kalau sepeda lipat mungkin bisa dimungkinkan ya (masuk ke dalam gerbong)," jelasnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati