Netral English Netral Mandarin
banner paskah
23:39wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Baterai Kendaraan Listriknya Bermasalah, Hyundai dan LG Sepakat Berbagi Biaya Penggantian

Jumat, 05-Maret-2021 12:20

LG dan Hyndari sepakat tanggung jawab atas baterainya yang bermasalah.
Foto : Otomotif
LG dan Hyndari sepakat tanggung jawab atas baterainya yang bermasalah.
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hyundai Motor Co mencapai kesepakatan dengan LG Energy Solutions Ltd terkait rasio pembagian biaya untuk penggantian baterai buatan LG dalam tiga model kendaraan listrik Hyundai yaitu Kona, IONIQ, dan Bus Kota Elec.

Hyundai Motor akan mengambil 30 persen dari biaya penggantian, sementara LG Energy 70 persen, kata seseorang yang mengetahui langsung masalah tersebut. Demikian dilansir dari media setempat, Yonhap, Jumat (5/3/2021).

Bulan lalu, Hyundai mengatakan akan mengganti baterai untuk sekitar 82.000 kendaraan listrik Kona, IONIQ, dan bus Kota Elec yang dijual secara global karena potensi risiko kebakaran, yang dapat menelan biaya sekitar 1 triliun won (899,7 juta dollar AS).

Sistem baterai yang akan diganti diproduksi oleh LG Energy antara November 2017 dan Maret 2020. LG Energy adalah afiliasi utama dari perusahaan kimia terkemuka LG Chem Ltd.

Kedua perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka telah merefleksikan bagian biaya penggantian itu di laba kuartal keempat sebagai provisi.

Penggantian besar-besaran dari baterai kendaraan listrik yang mudah terbakar datang setelah produsen mobil tersebut meluncurkan IONIQ 5, model kendaraan listrik pertama yang disematkan dengan platform modular global listrik (E-GMP) khusus kendaraan listrik akhir bulan lalu untuk bersaing dengan rival global seperti Tesla Motors Inc.

Produsen sedan Sonata dan SUV Palisade itu mengatakan akan meluncurkan IONIQ 5 di Eropa bulan depan, di pasar domestik pada kuartal kedua dan di Amerika Serikat serta pasar lain akhir tahun ini, dengan menetapkan target penjualan global 70.000 unit tahun ini.

Untuk memperkuat eksistensinya di pasar kendaraan ramah lingkungan, Hyundai juga berencana untuk memperkenalkan sedan menengah IONIQ 6 pada tahun 2022 dan SUV besar IONIQ 7 pada tahun 2024, yang akan mulai menggunakan nama alfanumerik.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani