Netral English Netral Mandarin
banner paskah
23:24wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Batas Gaji Beli Rumah DP Nol Rupiah Rp14 Juta, TG: Penasehatnya Konyol atau Anies-nya?

Rabu, 17-Maret-2021 18:10

Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
Foto : Pikiran Rakyat
Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi menyoroti batas gaji beli rumah DP 0 Rupaih sebesar Rp14 Juta.

Ia pun mengutarakan keheranannya, dimana orang bergaji Rp14 Juta, membeli rumah dengan DP (Down Payment) Rp 0 rupiah.

Dengan fasilitas kamar kecil yang menurutnya cukup untuk satu orang dan satu kecoa.

"Orang gajinya 14 juta, lalu mau beli rumah lapis DP 0 % @aniesbaswedan yang kamarnya cuma bisa buat tidur satu orang dan satu kecoa?" kata Teddy dalam akun Twitternya.

"Ini penasehatnya yang konyol atau aniesnya?" lanjut dia.

Sebelumnya Gubernur Anies Baswedan mengubah batas gaji yang bisa membeli rumah dengan skema uang muka alias DP nol rupiah. Batasannya naik dari semula Rp7 juta menjadi Rp14,8 juta.

Hal itu tertuang dalam draf perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. Juga sudah diatur dalam Keputusan Gubernur Nomor 558 Tahun 2020. Keputusan itu ditandatangani Anies pada 10 Juni 2020.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pihaknya sudah memperhitungkan perubahan batas gaji masyarakat yang berhak mendapatkan fasilitas DP nol rupiah. Salah satu pertimbangannya agar pembayaran cicilan per bulannya lancar.

"Jadi memang itu membutuhkan penilaian yang mencukupi agar proses pembangunannya bisa lancar, agar pembayaran iurannya bisa terpenuhi," kata Riza kepada wartawan, Senin (15/3/2021).

Dalam draf perubahan RPJMD 2017-2022 tertulis bahwa masyarakat dengan penghasilan maksimal Rp14,8 juta diberikan prioritas untuk mendapatkan hunian berupa rumah susun sederhana milik (rusunami) melalui skema pembiayaan uang muka nol rupiah.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Taat Ujianto