Netral English Netral Mandarin
banner paskah
10:05wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Basarnas: Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Diduga Jatuh di Antara Pulau Laki dan Pulau Lancang

Sabtu, 09-January-2021 21:53

Serpihan pesawat Sriwijaya Air
Foto : Istimewa
Serpihan pesawat Sriwijaya Air
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) penyebut, Pesawat Sriwijaya Air dengan nomorpenerbangan SJ 182 rute Jakarta- Pontianak diduga jatuh di antara perairan Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) sore.

"Jadi posisi pesawat setelah lost contact itu berada di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang. Kurang lebih jaraknya sekitar 1,5-2 mil. Kalau dari Tanjung Kait, itu sekitar kurang lebih 3 mil," kata Deputi Operasi dan Kesiapsagaan Basarnas, Bambang Suryo Aji, Sabtu (9/1/2021).

Bambang menjelaskan, setelah mendapat informasi bahwa Pesawat Sriwijaya lost contact, pihaknya langsung mengerahkansejumlah armada seperti kapal dan Sea Rider menuju lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya pesawat tersebut.

"Setelah mendapat informasi tersebut kita segera mengarahkan alut kita yang ada di Basarnas khususnya dari kansar Jakarta, kapal maupun Sea Rider menuju ke titik lokasi yang diduga pesawat itu jatuh,” ungkapnya.

Pesawat Sriwijaya Air dengan nomorpenerbangan SJ 182 rute Jakarta- Pontianak dikabarkan hilang kontak sekitar pukul 14.40 WIB, Sabtu (9/1/2021).

Pesawat pesawat jenis Boeing 737-524 itu membawa 56 penumpang, dengan rincian 46 penumpang dewasa, 7 anak-anak dan 3 balita. Selain itu, ada enam awak kabin yang terdiri dari 2 pilot dan 4 orang cabin crew.

Berdasarkan keterangan situs FlightRadar24, pesawat dengan kode registrasi PK-CLC tersebut hilang kontak 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pukul 14.36 WIB.

Situs FlightRadar24 juga menyebut Pesawat Sriwijaya Air sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki. Mendadak, ketinggian berubah menjadi 8.950 kaki, turun ke 5.400 kaki, hingga terakhir terpantau di 250 kaki. Setelah itu, pesawat hilang kontak.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati