Netral English Netral Mandarin
05:42wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Bantu UKM Bertahan di Tengah Badai Pandemi, Ini yang Dilakukan BNI

Minggu, 28-Februari-2021 14:45

Ilustrasi kantor cabang BNI.
Foto : Istimewa
Ilustrasi kantor cabang BNI.
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membantu pelaku UMKM bertahan dari imbas pandemi COVID-19 melalui bantuan pembiayaan. Diketahui bahwa UMKM memiliki peran yang besar dalam menopang pertumbuhan perekonomian nasional.

"Potensi pembiayaan UMKM di Indonesia masih tinggi, sebanyak 67 persen UMKM belum menerima pembiayaan," kata Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto di Jakarta, Minggu (28/2/2021).

Ia menyatakan, dampak pandemi COVID-19 terhadap para pelaku UMKM di Tanah Air sangat besar. Ada 27 persen UMKM yang tidak dapat lagi melakukan pembayaran pinjaman dan hanya 5 persen para pengusaha kecil yang bisa membayar bunga atau pokok pinjamannya.

Peran UMKM terhadap ekonomi nasional terbilang signifikan. Berdasarkan data global findex, sebanyak 60,34 persen total PDB nasional berasal dari UMKM.

Untuk itu, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai salah satu program Pemerintah adalah mendorong peningkatan daya tahan UMKM. Pihaknya melihat pembiayaan terhadap sektor UMKM ini masih perlu ditingkatkan kembali.

BNI juga mengungkapkan telah memiliki sejumlah strategi sebagai salah satu motor penggerak program PEN, terutama dalam meningkatkan daya tahan UMKM di masa pandemi.

Strategi pertama, fase mitigasi dampak pandemi bagi debitur UMKM. BNI memberikan stimulus relaksasi restrukturisasi kredit terhadap 113 ribu debitur UMKM.

Kedua, fase adaptasi digital. BNI memberikan bantuan dengan mendorong UMKM bertransformasi ke arah digital.

Ketiga, fase pemulihan giat UMKM bagi calon debitur UMKM BNI dengan memberi bantuan dukungan tambahan modal kerja kepada 250 ribu UMKM di Indonesia.

Tak hanya itu, BNI juga telah memberikan bantuan subsidi bunga kepada mitra usaha terdampak COVID-19 senilai Rp1,05 triliun kepada 305 ribu debitur.

Kemudian melakukan penjamian kredit sebesar Rp3,034 triliun ke 2.553 debitur.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional dan BNI siap mendampingi UMKM untuk melalui masa sulit ini,” jelasnya, seperti dilansir Antara.

Adapun sepanjang tahun 2020, BNI berhasil menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebanyak Rp22 triliun.

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP