Netral English Netral Mandarin
banner paskah
23:22wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Banjir DKI, EK Klaim Jakarta Butuh Gubernur yang Normal

Minggu, 21-Februari-2021 07:40

Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Makassar Terkini
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kerap menyebut: "Banjir dan macet akan mudah diatasi kalau saya jadi Presiden".

Menurutnya, kata dari orang nomor satu di Indonesia tersebut kerap dijadikan tameng agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bebas dari tanggungjawab.

"Padahal kata2 itu keluar dengan  asumsi, jika Gubernur Jakarta normal. 

Gak perlu pinter. Cukup normal aja...," kata dia, dikutip dari cuitannya, Minggu (21/2/2021).

Sebelumnya dia juga sebutkan bahwa Bendungan Katulampa, Bendungan di Depok, di Bogor, semua hanya siaga 4 atau 3. Dia artikan, banjir Jakarta bukan air kiriman, tapi dari curah hujan.

Menurutnya, masalah banjir saat ini berkenaan dengan drainase, buruknya aliran sungai, dan sampah yang tidak diurus. "Dan bacot yang melebihi standar," sambung dia.

Sebetulnya sebagian orang tidak masalah Jakarta masih banjir. Asalkan mereka tahu, Gubernur Anies sudah bekerja menghalaunya.

"Tapi kalau normalisasi gak dikerjain. Drainase dicuekin. Sodetan kali diabaikan. Sampah gak diurus. 1300 anak sungai gk diperhatiin. 

Terus jkt banjir. Ya, nyolot!," terang dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani