Netral English Netral Mandarin
banner paskah
04:05wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Awas, Masker Ini Tak Boleh Dikenakan Secara Bersamaan Alias Dobel

Jumat, 19-Februari-2021 11:00

Ilustrasi orang memakai masker.
Foto : freepik.com
Ilustrasi orang memakai masker.
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, ada beberapa kombinasi masker yang tidak boleh digunakan secara bersamaan. Seperti menggunakan dua masker medis secara bersamaan. 

Alasannya, masker medis tidak dirancang untuk digunakan dua lapis secara bersamaan karena tidak meningkatkan filtrasi atau kesesuaian masker. 

"Lalu, jangan menggabungkan masker KN95 dengan masker lainnya. Karena masker KN95 sebaiknya digunakan sendiri dan tidak diperuntukkan melapisi masker apapun, baik sebagai lapis pertama maupun seterusnya," jelas dia, Kamis (18/2/2021).

Dia imbau masyarakat menghindari menggunakan masker yang memiliki katup udara, karena berpotensi sebagai celah masuknya virus. Baik masker kain atau masker medis dapat ditingkatkan ketepatannya menangkal virus. 

"Berbagai cari itu, sepeti menggunakan masker yang terdapat kawat menyesuaikan bentuk hidung, penyangga masker dapat digunakan agar masker dipakai sempurna menyesuaikan bentuk wajah," kata dia.

Cara selanjutnya, mengikat karet telinga dan melipat sisa masker jika ukuran masker lebih besar dari ukuran wajah, sehingga masker dapat dengan tepat menutupi hidung dan mulut dengan sempurna. Dan perlu diperhatikan juga kemampuan filtrasi dalam menyaring masuknya virus.

"Mengenakan masker adalah salah satu cara terpenting mengurangi risiko tertular dan menyebarkan Covid-19. Karena memakai masker yang benar lebih baik daripada tidak memakai masker sama sekali," lanjut Wiku. 

Masyarakat juga diminta konsisten memakai masker saat bersama siapapun yang tidak tinggal bersama termasuk dalam rumah. Dengan kepatuhan memakai masker yang benar dan semakin meningkat, harapannya dapat menurunkan penularan sehingga kasus positif dapat segera turun hingga tidak ada sama sekali. 

Pernyataan ini disampaikan karena penggunaan masker yang benar sebagai upaya disiplin protokol kesehatan terbukti ampuh mencegah masuknya virus ke dalam tubuh. Baru-baru ini Centre for Disease Control (CDC) di Amerika Serikat pada 13 Februari 2021, merekomendasikan cara baru memakai masker, yaitu masker ganda yakni masker medis berlapis masker kain. 

"Sebuah penelitian baru yang dilakukan di laboratorium, bahwa kombinasi masker ganda ini memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pemakainya, dan orang lain dibandingkan memakai masker kain saja atau masker medis saja," ujar Prof Wiku.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP