Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:31wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
Awal Pekan IHSG Ditutup Menguat, Ini Faktor Pendukungnya

Senin, 22-Februari-2021 17:30

Ilustrasi IHSG
Foto : Okezone
Ilustrasi IHSG
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ditutup menguat didukung naiknya harga saham emiten di sektor pertambangan.

IHSG ditutup menguat 23,38 poin atau 0,38 persen ke posisi 6.255,31. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,6 poin atau 0,06 persen ke posisi 951,24.

"Hari ini memang IHSG menguat, seiring dengan pergerakan bursa global, khususnya bursa Asia. Adapun penguatan IHSG kali ini didukung oleh sektor mining, terlebih dari emiten-emiten coal yang bereaksi atas kenaikan komoditas batu bara dunia," kata Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana di Jakarta, Senin (2/2/2021).

Untuk sentimen, lanjut Didit, hari ini tampaknya masih cenderung sepi. Pergerakan harga saham diperkirakan hanya dipengaruhi oleh harga komoditas dunia saja.

"Dari sisi teknikal pun memang masih ada peluang IHSG menguat satu hingga dua hari ini dengan resistance terdekat di 6.315. Jadi bagi para pelaku pasar tetap waspadai akan koreksi IHSG apabila IHSG belum mampu menembus 6.315," ujar Didit, panggilan akrabnya.

Dibuka menguat, IHSG relatif nyaman berada di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor terkoreksi dengan sektor teknologi paling dalam yaitu minus 1,2 persen, diikuti sektor properti dan sektor barang konsumen primer masing-masing minus 0,69 persen dan minus 0,14 persen.Sedangkan lima sektor meningkat dengan sektor energi naik paling tinggi yaitu 1,68 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor barang baku masing-masing 1,55 persen dan 0,88 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp391,89 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.387.557 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,38 miliar lembar saham senilai Rp16,06 triliun. Sebanyak 239 saham naik, 224 saham menurun, dan 180 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 138,11 poin atau 0,46 persen ke 30.156,03, Indeks Hang Seng turun 324,9 poin atau 1,06 persen ke 30.319,83, dan Indeks Straits Times meningkat 4,08 poin atau 0,14 persen ke 2.884,72.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati