Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:20wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Australia Beli Pelumas dari Indonesia Senilai AUS$6 Juta

Selasa, 23-Maret-2021 19:30

Australia Beli Pelumas dari Indonesia Senilai AUS$6 Juta
Foto : Pertamina
Australia Beli Pelumas dari Indonesia Senilai AUS$6 Juta
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sydney memfasilitasi penandatanganan kesepakatan kerja sama (MoU) antara Business Auto Solutions Pty Ltd (BAS) selaku distributor utama pelumas produksi Pertamina dengan ASV Euro Car Parts Pty Ltd (ASV) senilai AUD 6 juta.

Dalam MoU ini, BAS menunjuk ASV sebagai distributor eksklusif produk pelumas Pertamina untuk segmen bengkel (workshop) seluruh wilayah Australia dan Selandia Baru. Penandatanganan dilaksanakan di kantor Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sydney.

MoU ditandatangani CEO BAS Christian Liadinata dan CEO ASV Vic Soghomonian. Penandatanganan disaksikan Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu Kristiarto Legowo, Plh. Konjen RI Sydney Trisari Paramita, Atase Perdagangan RI Canberra Agung Wicaksono, Kepala ITPC Sydney Ayu Siti Maryam, dan Manajer Perwakilan PT Pertamina Lubricants di Australia Taufiq Setyawan.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan mengungkapkan, implementasi Indonesia Australia Comprehensif Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) pada 5 Juli 2020 lalu membuka peluang akses barang dan jasa. Salah satunya dengan kemudahan fasilitas bebas bea masuk bagi produk Indonesia termasuk produk otomotif.

“Kemendag menyambut baik penandatanganan kerja sama ini, terutama dalam rangka akselerasi pemanfaatan skema IA-CEPA bagi industri otomotif Indonesia,” ujar Kasan, Selasa,(23/23/2021).

Kasan berharap kalangan dunia usaha Australia semakin percaya bahwa industri dan produk Indonesia layak diperhitungkan di pasar Australia. “MoU ini merupakan awal yang bagus bagi Pertamina Lubricant untuk memasarkan produk Indonesia di pasar Australia secara lebih luas melalui jaringan distributor BAS dan ASV,” tandasnya.

Senada dengan Kasan, Kristiarto mengungkapkan, penandatangan MoU ini merupakan bukti nyata bahwa IA CEPA telah membawa kedua negara menjadi lebih dekat secara ekonomi. “Kalangan dunia usaha Australia semakin percaya bahwa industri dan produk Indonesia layak diperhitungkan di pasar Australia,” ungkap Kasan.

Sementara Christian menyampaikan, pasar pelumas otomotif di Australia sangat kompetitif dan telah dipenuhi oleh 50 merek baik lokal maupun global. BAS selaku distributor utama Pertamina Lubricants menerapkan strategi ulang dengan melibatkan jaringan 300 bengkel di Sydney Metro.

“Pasar Australia memiliki tantangan yang besar, namun peluangnya juga besar bagi Pertamina Lubricants. Kami lebih dari siap untuk memperluas jangkauan pasar kami secara nasional melalui kolaborasi dengan mitra bisnis seperti ASV,”ungkap Christian.

Vic menambahkan, ASV telah menyatakan minat untuk bekerja sama dengan BAS dalam percepatan ekspansi Pertamina Lubricants di segmen bengkel di Australia dan Selandia Baru. “BAS merupakan salah satu mitra penting bagi ASV. Untuk itu, ASV akan memberikan dukungan yang signifikan bagi BAS untuk memperluas Pertamina Lubricants di Australia. Kami telah bekerja sama dengan produsen pelumas dari banyak negara, namun ini merupakan kemitraan pertama dengan Indonesia,” tutupnya.

Reporter :
Editor : Sulha Handayani