Netral English Netral Mandarin
banner paskah
01:13wib
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggunakan 17 titik periksa yang sebelumnya disiapkan untuk pengamanan mudik sebagai pos pemeriksaan Surat Izin Keluar-Masuk. Dua hari ke depan diperkirakan akan terjadi lonjakan masyarakat yang nekat mudik Idulfitri 2021.
Apresiasi Pernyataan Ramadan Presiden Joe Biden, HNW: Sinyal Positif Koreksi Rasisme dan Islamophobia

Jumat, 16-April-2021 10:00

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW)
Foto : Istimewa
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW)
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengapresiasi pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden di awal Ramadhan 2021 atau 1442 Hijriah.

HNW berharap, pernyataan Biden itu membuat persoalan rasisme dan Islamophobia yang semakin parah di AS dapat diatasi, dan bisa ditularkan ke negara-negara barat lainnya.

“Pernyataan Presiden AS, Joe Biden, yang positif dan secara terbuka disampaikan di awal bulan Ramadhan dan memberikan harapan yang baik bagi Muslim di Amerika Serikat dan dunia, sangat wajar diapresiasi dan didukung," kata HNW dalam keterangannya, Kamis (15/4/2021).

"Dan kita juga patut berharap agar pernyataan itu betul-betul dilaksanakan, tidak sekedar basa-basi politik, demi keadilan hukum dan hak asasi manusia (HAM), sebagai solusi terhadap persoalan rasisme, anti-asia dan Islamophobia yang mengancam kehidupan di AS dll-nya,” sambungnya.

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mencatat beberapa pernyataan penting dari Presiden Biden yang patut digarisbawahi.

“Pertama, komitmen pemerintahan Joe Biden untuk melindungi hak dan keamanan semua warga AS, termasuk para muslim yang kerap menghadapi bullying, bigotry dan hate crimes. Ini telah ditunjukkan dengan dicabutnya kebijakan ‘Muslim Travel Ban’ yang sangat memalukan di era Donald Trump. Ini juga sinyal yang baik untuk para WNI di AS,” ujarnya.

Kedua, HNW menyebut, komitmen pemerintahan Joe Biden yang akan terus berdiri menegakan hak asasi manusia dimanapun, termasuk untuk masyarakat Uyghurs di China, Rohingya di Myanmar dan masyarakat Muslim di seluruh dunia.

“Ini pernyataan yang sangat positif dan perlu diresapi bersama. Semoga ini juga diikuti oleh pemimpin di negara-negara yang ada minoritas Muslim yang masih merasakan Islamophobia, seperti di Perancis,” sebutnya.

Lebih lanjut, HNW menuturkan bahwa pernyataan Presiden Biden tersebut harus bisa juga dijawab secara bertanggung jawab, serta tantangan bagi komunitas muslim di Amerika Serikat untuk menunjukan wajah Islam yang sebenarnya, yakni profesional, ramah, bukan teroris atau radikal, melainkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Selain itu, Anggota Komisi VIII DPR ini pun berharap agar para WNI yang beragama Islam di Amerika Serikat, dapat berperan lebih aktif dalam menunjukan hal tersebut.

“Saya berinteraksi dengan banyak muslim WNI di AS dalam kesempatan serap aspirasi atau kegiatan lainnya, dan percaya serta optimis bahwa saudara-saudara WNI yang Muslim disana bisa menunjukkan wajah dan jatidiri Islam yg rahmatan lil alamin dan bukan teroris maupun radikalis," papar HNW.

"Apalagi, beberapa imam komunitas Muslim di AS berasal dari Indonesia, mereka secara terbuka telah selalu menunjukkan wajah dan hakekat Islam yang Rahmatan lil ‘alamin tersebut kepada masyarakat AS, seperti Imam Shamsi Ali di New York atau Imam Mohammad Joban di Redmond (Seattle),” pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli