Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:46wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Anies Masuk 21 Heroes 2021, FH: Dia Tak Bangun Apa-apa, Cuma Jago Mewarnai

Jumat, 05-Februari-2021 22:40

Ferdinand Hutahaean.
Foto : Twitter @FerdinandHaean3
Ferdinand Hutahaean.
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang kembali menerima penghargaan di bidang transportasi.

Seperti diketahui, lembaga Transformative Urban Mobility Initiative (TUMI) memasukan nama Anies dalam jajaran pahlawan transportasi dunia tahun 2021 atau 21 Heroes 2021 yang merupakan penghargaan bagi tokoh dunia yang dianggap berhasil di bidang transportasi. 

Menurut Ferdinand, penghargaan yang diterima Anies itu merupakan hasil kerja gubernur terdahulu. Pasalnya, lanjut Ferdinand, pengembangan transportasi berkelanjutan di Jakarta dilakukan di era Gubernur Sutiyoso hingga era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Sementara Anies, Ferdinand menyebut selama menjadi Gubernur DKI Jakarta, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu belum membangun apa-apa di bidang transportasi.

"Transportasi berkelanjutan di Jakarta itu dimulai dari Busway oleh Sutiyoso, LRT dan MRT era Jokowi Ahok dan bus / transportasi pengumpan era Jokowi Ahok juga," tulis Ferdinand di akun Twitter-nya, Jumat (5/2/2021).

"Dan atas itulah Pemprov DKI Jakarta menerima penghargaan dari TUMI diwakili Anies sebagai Gubernur. Anies tak bangun apa-apa," cuit @FerdinandHaean3.

Karenanya, Ferdinand berpendapat, Anies mestinya malu memamerkan penghargaan tersebut. Ia lantas melontarkan sindiran dengan mengatakan Anies cuma jago mewarnai, sehingga penghargaan yang tepat buat Anies adalah di bidang mewarnai.

"Nies, kamu dan pendukungmu ngga malu banggain diri menerima penghargaan soal transportasi Jakarta sementara kamu ngga bangun apa-apa soal transportasi?" kata Ferdinand.

"Jakarta tau kamu cuma jago mewarnai, tapi kenapa belum terima penghargaan mewarnai? (emoji tertawa)," sindir @FerdinandHaean3.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masuk dalamdalam daftar pahlawan transportasi dunia tahun 2021 atau 21 Heroes 2021 versi Transformative Urban Mobility Initiative (TUMI).

Atas penghargaan itu, Gubernur Anies mengucap syukur dan menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Alhamdulillah, terpilih sebagai salah satu “pahlawan” dalam #21Heroes2021 oleh lembaga internasional Transformative Urban Mobility Initiative (TUMI)," tulis Anies di akun Instagramnya, Jumat (5/2/2021).

"Pencapaian ini adalah hasil kolaborasi dengan berbagai pihak, kami dari awal membuka kesempatan seluas-luasnya bagi publik untuk terlibat dalam perencanaan pembangunan sistem transportasi," sambungnya.

Anies mengatakan, Jakarta telah mengalami peningkatan signifikan dalam segi transportasi umum massal bahkan selama pandemi Covid-19.

"Jakarta dinilai telah berhasil mentransformasi sistem angkutan umum massal yang nyaman dan inklusif untuk semua, salah satunya adalah integrasi Bus Rapid Transit ke dalam sistem JakLingko. Juga integrasi halte dengan stasiun commuter maupun Moda Raya Terpadu (MRT), sekaligus pengembangan bus listrik untuk operasional transportasi umum massal," ungkapnya.

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Anies, juga telah berhasil mengubah paradigma prioritas fasilitas pendukung transportasi, di mana jalan untuk kaki menjadi prioritas pembangunan, selanjutnya kendaraan bebas emisi (sepeda), transportasi umum massal dan terakhir kendaraan pribadi. Dengan paradigma tersebut Pemprov DKI gencar melakukan revitalisasi trotoar dan pembuatan 63 kilometer jalur sepeda. Bahkan berkat transformasi tersebut Pemprov DKI juga telah diganjar STA Award 2020.

"Pahlawan sebenarnya adalah ribuan orang yang bekerja setiap hari untuk mendorong integrasi transportasi Jakarta, lalu ada jutaan warga yang ikut menyukseskan dengan memilih berjalan kaki, bersepeda dan menggunakan transportasi publik. Pengakuan ini adalah buat Kita semua," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan HP