Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:50wib
Indonesia Corruption Watch menilai pengelolaan internal Komisi Pemberantasan Korupsi sudah bobrok. Kapal selam KRI Nenggala-402 yang hilang kontak saat melakukan latihan di perairan Bali karam di kedalaman 600-700 meter.
Anies Bakal Gusur Warga Rawan Banjir, Netizen: Jangan Percaya Omongnya Simulut Manis

Sabtu, 20-Februari-2021 09:00

Anies Baswedan bersama korban banjir Jakarta
Foto : CNN Indonesia
Anies Baswedan bersama korban banjir Jakarta
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana menggusur warga yang tinggal daerah rawan banjir. Nantinya mereka akan direlokasi ke Rumah Susun (Rusun).

Sontak pernyataan tersebut jadi sorotan publik. Pasalnya, Anies dikenal dengan jargonnya anti penggusuran saat Pilkada DKI Jakarta. 

Di Akun FB Mak lambe Turah, banyak netizen menanggapi. 

MLT" "Yuhuuuuu selamat morning gaiisss. Siap2 yang mau digeser eh gusur... Akhirnya kan gusur juga ikut jejak pak Ahok, yaah kan demi kebaikan.... iya gak gais??"

Tuty Handayani: "Hati2 ngomong mak, cm ahok yg gusur2 warga."

Tiorisda Siregat: "Mak jangan percaya omongnya simulut manis anis baswedan."

Siti Hidayah: "Kerennnn ini mak. Klo "SEDIH" banjir. Biar "happy", yg SEDIH "digeser (pindah) RMH kan."

Topel Wadas: "Di geser Mak.. bukn d gusur.."

Angga: "Anies perasaan kerja nya udah bagus.. masih dihujat aja."

Sebelumnya diberitakan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan, banjir di Jakarta terjadi karena banyaknya wilayah yang sebenarnya merupakan dataran rendah. Lahan seharusnya tidak jadi perumahan diuruk dan malah menjadi daerah rawan banjir.

"Kenapa masih ada banjir? Itu memang daerah yang daratannya sangat rendah, kenapa rendah? Banyak, di antaranya ada satu lokasi di perkampungan yang dulu lokasi itu digali tanahnya," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/2/2021).

"Sekarang daerahnya banjirnya minta ampun, karena memang rendah seperti kubangan," kata dia.

Karena itu, Riza menyebut pihaknya berencana memindahkan warga di daerah rawan banjir itu ke Rusun. Nantinya Rusun itu juga dibuat tak jauh dari tempat warga sebelumnya tinggal.

"Nanti ada program cara mengatasi, warga direlokasi, di sana dibangun rusun umpamanya supaya kalau banjir, warga bisa tetap tinggal di situ, di rusun. Di situ kalau banjir bisa jadi tempat penampungan," jelasnya.

Lahan yang ditinggal warga juga disebut Riza bakal dialihfungsikan menjadi fasilitas publik. Dengan demikian tanah itu bisa tetap digunakan walaupun bukan sebagai tempat tinggal lagi.

"Kalau kering bisa jadi tempat parkir, tempat bermain, dan sebagainya," tuturnya.

Selain itu, Riza juga mengklaim penanganan banjir di Jakarta sejauh ini cukup baik. Jika ada genangan, maka bisa disurutkan dalam waktu cepat.

"Kami rasakan, sampai hari ini memang ada genangan, tapi cepat surut, memang ada banjir di beberapa titik tapi cepat surut," pungkasnya dinukil Suara.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto