Netral English Netral Mandarin
banner paskah
16:22wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Keras! AA Tuding Moeldoko Dalang Kudeta, DS: Tolong Ingetkan Pake Kondom Bergerigi Sebelum Bicara...

Selasa, 02-Februari-2021 08:59

Keras! Andi Arief Sebut Moeldoko Otak Kudeta, Denny sebut Tolong Ingetkan Pake Kondom Bergerigi Sebelum Bicara...
Foto : Istimewa
Keras! Andi Arief Sebut Moeldoko Otak Kudeta, Denny sebut Tolong Ingetkan Pake Kondom Bergerigi Sebelum Bicara...
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief terang-terangan menyebut Moeldoko sebagai dalang upaya pengambil alihan Partainya. Dia bahkan menyebut, Moeldoko mencatut nama Presiden Jokowi.

Andi mengaku setelah konferensi pers Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dirinya banyak dapat pertanyaan. Siapa orang di lingkaran Jokowi yang ikut dalam upaya tersebut.

“Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko,” kata Andi Arief dalam akun Twitternya, @Andiarief_, dikutip merdeka.com, Senin (1/2).

Andi juga menjelaskan, alasan AHY kirim surat ke Presiden Jokowi. Sebab, Moeldoko dalam upayanya mencatut nama Jokowi.

“Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi,” tambah Andi lagi.

Mungkin karena tergelitik pegiat media sosial Denny Siregar malah menyentil Andi Arief. Keras kata Denny.

"Ini @Andiarief__  tolong di cek dulu, lagi mabok apa ngga ? Tolong ingetkan dia utk pake kondom bergerigi sebelum bicara...," kata Denny, Selasa (2/2/21).

Sementara itu sebelumnya juga diberitakan, Politikus Demokrat Rachland Nashidik juga berkomentar hal yang sama. Dia mengutip sindiran Ketua Majelis Tinggi Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)."Selamat malam, Jenderal Moeldoko. Kalau tak mampu jadi the good, jangan jadi the bad, apalagi the ugly," kata Rachland.

Jawaban Moeldoko

Nama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjadi salah satu pihak yang diduga menjadi tokoh gerakan perebutan paksa Partai Demokrat. Terkait hal itu Moeldoko pun angkat bicara.

Dia meminta tidak mengkaitkan isu tersebut dengan istana.

"Saya masih diam-diam saja sih, karena saya enggak perlu reaktif dalam hal ini, poin pertama jangan dikit-dikit Istana. Dalam hal ini saya mengingatkan sekali lagi jangan dikit-dikit Istana," kata Moeldoko dalam siaran telekonferensi, Senin (1/2).

Dia pun meminta agar publik tidak mengkaitkan isu tersebut dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab kata dia, Jokowi tidak mengetahui hal tersebut.

"Jangan ganggu Pak Jokowi dalam hal ini karena beliau dalam hal ini tidak tahu sama sekali, enggak tahu apa-apa dalam hal ini, dalam isu ini, jadi itu urusan saya Moeldoko ini bukan selaku KSP," tegas Moeldoko.

 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto