Netral English Netral Mandarin
banner paskah
17:13wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Anda Setuju Bikin Teroris Ketakutan? Akhmad Sahal: Kita Pasang Spanduk 'Teroris yang Mati di Gereja Akan Dibaptis Jadi Kristen'

Jumat, 02-April-2021 10:50

Akhmad Sahal mengusulkan agar semua gereja dipasang spanduk bahwa teroris yang mati digereja akan dibabtis jadi Kristen
Foto : Istimewa
Akhmad Sahal mengusulkan agar semua gereja dipasang spanduk bahwa teroris yang mati digereja akan dibabtis jadi Kristen
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Akhmad Sahal mengusulkan agar Gereja dipasang spanduk bertuliskan “teroris yang mati di gereja akan dibaptis jadi Kristen.” Tujuannya untuk membuat mereka takut.

"Teroris tujuannya tebar ketakutan. Gimana kalo kita tebar ketakutan jg ke mrk..Semua gereja kita minta pasang spanduk "teroris yg mati di gereja akan dibaptis jd Kristen',” kata Akhmad Sahal seperti dinukil NNC dari akun Twitternya, Jumat (2/4/21).

“Teroris maunya syahid, tp MUI mencap ateis, gereja mau baptis. Angel wes angel,” imbuh Akhmad Sahal.

Sementara sebelumnya diberitakan, Pemerintah mengimbau agar masyarakat bisa tetap tenang pascaaksi terorisme di Gereja Katedral, Makasar, Sulawesi Selatan.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengimbau seluruh masyarakat tidak menyebarluaskan konten negatif yang berkaitan dengan aksi terorisme. Menurutnya, sembari menunggu penanganan dan mendukung kerja Kepolisian RI, setiap orang wajib menjaga ruang digital tetap bersih dan aman.

“Saya meminta masyarakat tidak ikut posting atau menyebarluaskan konten foto, gambar, atau video korban aksi terorisme di media apapun. Karena dengan menyebarkan itu akan memberikan peluang bagi pelaku teror untuk mencapai tujuannya yakni menyebarkan ketakutan di kalangan masyarakat,” tegasnya di Jakarta, Minggu (28/3).

Menteri Johnny mengajak masyarakat untuk turut menjaga ruang digital agar aman dengan mengisi dengan konten yang positif dan saling mendukung atau memberi semangat.

“Sembari memberikan waktu kepada Kepolisian RI untuk menangani kasus ini. Mari jaga ruang digital kita, jika ada konten yang tak layak, mari melakukan komplain ke penyedia platform agar Facebook, Twitter, IG, Youtube dan sebagainya agar segera menurunkan konten tak layak itu,” ajaknya.

Ledakan bom terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu pagi sekira pukul 10:28 WITA. Polisi menduga ledakan yang terjadi berasal dari bom bunuh diri.

Johny jugamenyampaikan keprihatinan dan duka kepada korban dan keluarga. Dia pun mengutuk setiap aksi teror dan menyerukan kepada masyarakat agar tetap tenang dan menggalang kebersamaan. 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto