Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:04wib
Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menolak gugatan pedangdut Rhoma Irama sebesar Rp1 miliar melawan PT Sandi Record. Komisi IX DPR akan memanggil Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI yang masih mengizinkan Vaksin AstraZeneca untuk digunakan di Indonesia.
Anak Kecil Tak Boleh Duduk di Bangku Depan Mobil dengan Air Bag, Bisa Fatal Akibatnya 

Senin, 08-Maret-2021 17:15

Air bag mobil terbuka otomatis saat terjadi kecelakaan.
Foto : mithofflaw.com
Air bag mobil terbuka otomatis saat terjadi kecelakaan.
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mobil dengan kantong udara atau air bag dianggap lebih aman daripada mobil tanpa kantong udara. Namun, ternyata kantung udara bisa berbahaya untuk anak di bawah 13 tahun.

Faktanya, tidak ada anak di bawah 13 tahun atau di bawah 65 pound yang boleh duduk di kursi depan mobil yang dilengkapi kantung udara sisi penumpang, menurut Departemen Perhubungan (DOT) dan Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat.

Standford's Children Health, pusat kesehatan anak dan kebidanan di Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa tempat teraman untuk anak-anak adalah di tengah kursi belakang, menggunakan sabuk pengaman pangkuan dan bahu atau kursi pengaman anak, kata NTSB. 

"Anak-anak di bawah 4 kaki, 9 inci harus naik di kursi booster," seperti dikutip dari laman stanfordchildrens.org, Senin (8/3/2021).

Sebisa mungkin, anak kecil harus dipindahkan ke kursi belakang jika mobil sudah berjalan.

Tapi, jika seorang anak harus naik ke depan, kursi harus dipindahkan sejauh mungkin ke belakang dan anak harus diikat dengan benar. 

"Dan anak itu harus duduk di pantatnya dengan punggung menghadap ke belakang kursi, kata Standford's Children Health mengutip NTSB.

Selain itu, anak usia di bawah 13 tahun perlu pertimbangan khusus untuk duduk di bangku depan karena tubuhnya lebih kecil dan ringan.

Saat terjadi kecelakaan, anak-anak akan terdorong ke depan dan terkena kantung udara yang tidak mengembang sepenuhnya. 

Seperti diketahui, kantung udara mengembang dengan cepat, dalam waktu kurang dari 1/20 detik. Kecepatan bergeraknya hingga 200 mph. Kekuatan seperti itu bahkan cukup untuk membunuh, memenggal kepala, atau menyebabkan cedera kepala yang parah.

Apalagi, anak-anak cenderung sering bergerak-gerak di dalam mobil karena sulit bagi mereka untuk merasa nyaman di kursi yang dirancang untuk orang dewasa. 

Mereka sering bergeser di kursi, lebih dekat ke dasbor. Jadi kantong udara tidak memiliki ruang untuk mengembang sepenuhnya sebelum mencapai anak.

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP