Netral English Netral Mandarin
banner paskah
19:22wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
Amin Rais Desak Wapres Tegur JKW Soal Investasi Miras, Netizen: Yang Minum Aku kok yang Mabuk Si Ngkong?

Selasa, 02-Maret-2021 07:19

Amin Rais Desak Wapres Tegur JKW Soal Investasi Miras
Foto : Popnesia
Amin Rais Desak Wapres Tegur JKW Soal Investasi Miras
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Terkait investasi miras, Politikus senior PAN, Amin Rais angkat suara. Ia meminta Wapres Ma'ruf Amin mengingatkan Presiden Jokowi.

Pernyataannya ternyata mengundang respons banyak warganet. Di akun FB Mak Lambe Turah, Selasa (2/3/21) banyak netizen mengomentarinya.

MLT: "Kalo Mak ikut apa kata pak Wapres aja. Mak rasa, soal ini keduanya pasti pak presiden sudah mendiskusikan sama pak Wapres."

Maniest Angga Resta: "Yang minum akooh, kok yg mabok si ngkong??? Kl yg gak doyan miras, biar d kasih gratis se krat, jg org gak bakal mau paakk..."

Azis: "Demi Harga diri, Malah jadi Tertawaan. Maaf Khilaf."

Komrad Cryztianto: "Goreng goreng."

Pepesan Kosong: "Apa kabar dgn pabrik yg sudah ada skr? Seperti beer bintang, bali hai & angker?"

Sebelumnya diberitakan, Amien Rais menyesalkan sikap Presiden Joko Widodo yang menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021. Dalam Perpres tersebut, Jokowi membuka investasi minuman keras di sejumlah provinsi.

Bahkan, Amien Rais meminta Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk mengingatkan Jokowi bahwa keputusannya merupakan kekeliruan.

"Pak Ma'ruf Amin, panjenengan (anda) bisa mengatakan 'Pak Presiden ini keliru pak. Tolong Pak. Saya juga dipilih, Pak. Sama saja kedudukannya'. Tidak ada salahnya kalau Kyai Ma'ruf Amin yang saya anggap paham sekali fiqih Islam, tolong ini dihentikan," kata Amien dalam tayangan Youtube Amien Rais Official, Minggu, 28 Februari.

Amien Rais bilang, Jokowi sudah membuat langkah yang fatal secara moral dan politik karena telah mengizinkan investasi perusahaan produksi minuman beralkohol. 

"Pak Jokowi, anda sesungguhnya sedang menghancurkan akhlak atau moralitas bangsa. Jelas sekali yang dilakukan Pak Jokowi itu adalah menabrak langsung ketentuan Alquran, di mana khamr atau miras dan judi merupakan dosa besar," ujar mantan Ketua MPR RI tersebut.

Langkah Jokowi menjadi taruhan bagi generasi muda. Sebab, tegas dia, Masih banyak masyarakat yang menjual-belikan minuman keras sebelum adanya Perpres 10/2021. 

"Tidak diberikan legalitas saja sudah seperti itu keadaan kita. Apalagi ini memang sudah tren dari masyarakat yang mestinya kita tutup. Jangan sampai kemudian terjadi kehancuran akhlak apalagi generasi anak muda kita dengan menenggak miras," ujar dia.

Diketahui, pemerintah telah mengesahkan industri minuman keras sebagai daftar positif investasi (DPI) terhitung sejak tahun ini. Industri minuman keras ini diketahui sebelumnya masuk dalam kategori bidang usaha yang tertutup.

Pengesahan tersebut berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Beleid yang merupakan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja ini telah ditandatangani Presiden Joko Widodo dan mulai berlaku per tanggal 2 Februari 2021.

Akan tetapi, pengesahan untuk berinvestasi di industri ini merupakan penanaman modal baru. Investasi ini pun hanya dapat dilakukan di Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Papua dengan memperhatikan budaya dan kearifan setempat.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto