Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:42wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Amien Rais Temui Jokowi di Istana, Elit PKPI: Tanpa Disadari Dia Masuk 'Perangkap'

Jumat, 12-Maret-2021 22:53

Politisi senior Amien Rais
Foto : Istimewa
Politisi senior Amien Rais
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Amien Rais dkk yang tergabung dalam Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam Laskar Front Pembela Islam (FPI) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Pertemuan tersebut membicarakan soal kasus tewasnya 6 laskar FPI dalam peristiwa Km 50 Tol Jakarta-Cikampek pada Desember 2020 lalu.

Dalam pertemuan itu, ada dua hal yang disampaikan TP3 kepada Presiden, yakni meminta agar kasus tersebut diproses sesuai ketentuan hukum. Selain itu, Amien cs juga mengingatkan soal ancaman neraka jahanam bagi mereka yang membunuh orang beriman. 

Mengomentari hal itu, Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi erpendapat, dengan kedatangan Amien ke Istana, Presiden Jokowi berhasil menunjukkan ke publik bahwa pendiri Partai Ummat itu adalah tokoh yang tidak patut diteladani. 

Pasalnya, Teddy menyebut, Amien Rais pernah menyatakan bahwa dirinya akan menolak jika diundang ketemu Jokowi di Istana.

"Pak Jokowi berhasil menunjukkan ke publik bahwa Amien Rais adalah tokoh yang sangat tidak patut diteladani," tulis Teddy di akun Twitternya, Kamis (11/3/2021). 

"Sebelumnya sesumbar menolak jika diundang Jokowi dan ketemu Jokowi di Istana. Sekarang Amien Rais yang memohon bertemu dan pertemuannya ternyata di istana. Inkonsisten," sambungnya.

Teddy pun mengaku yakin jika Presiden Jokowi menerima Amien Rais bukan untuk mendengar ocehan, melainkan hanya ingin menguji pendirian mantan Ketua MPR itu. Dan ternyata, lanjut Teddy, mantan Ketua MPR itu tidak punya pendirian. 

"Amien Rais merasa hebat bisa bertemu dengan Jokowi lalu bicara soal neraka. Padahal tanpa dia sadari dia masuk dalam perangkap," cuit Teddy. 

"Saya yakin tujuan Jokowi bukan untuk mendengarkan ocehan ngawur, Jokowi hanya ingin menguji pendirian Amien, ternyata amien lemah & tidak punya pendirian," tutupnya. 

Sebelumnya, pada Mei 2018 lalu, Amien Rais pernah mengungkapkan bahwa ada pihak yang mencoba mempertemukannya dengan Presiden Jokowi. Ia pun mengaku tak masalah jika nantinya harus bertemu Jokowi. 

Namun, mantan Ketua MPR itu menolak apabila pertemuan dilakukan di Istana. Alasannya, untuk menghindari kesan bahwa ia telah mendukung Jokowi. Amien berujar pertemuan itu mesti dilakukan di kediamannya di Yogyakarta. Di sana, kata dia, keduanya bisa saling bertukar pikiran.

"Kalau diundang (ke Istana), saya enggak mau ya. Kan begini, nanti dijungkirbalikkan. '(Seolah) Amien Rais sudah sowan ke Istana, dapat apa dia?'. Saya enggak mau," kata Amien kala itu. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli