Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:08wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Alasan Lucinta Luna Masuk Sel Wanita, Hingga Bisa Tidak Brewok dan Kumisan Keluar dari Penjara

Rabu, 17-Maret-2021 09:30

Lucinta Luna baru saja keluar dari sel tahanan.
Foto : Mata mata
Lucinta Luna baru saja keluar dari sel tahanan.
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Artis Lucinta Luna selama ini telah dikenal sebagai transgender. Dia sempat merasakan berada di balik jeruji besi karena konsumsi obat terlarang. 

Tapi anehnya, sekitar setahun ada di dalam penjara, penampilan Lucinta Luna tidak berubah. Dia tetap berpenampilan sebagai wanita, memakai make up, dan berambut lurus panjang. 

Lucinta Luna juga mengaku, banyak yang menduga dirinya akan memiliki brewok dan kumis apabila keluar dari penjara. Tetapi semua itu tidak terjadi dan Lucinta Luna keluar penjara dan tampil bak wanita seutuhnya tanpa bulu kumis dan brewok di wajahnya. 

“Ada fasilitas kecantikan di sana (penjara). Pulang-pulang (disebut akan) brewok, kumis. Di sana perawatan, ada fasilitas kecantikan,” ujar Lucinta Luna saat diwawancarai Presenter Boy William, Rabu (17/3/2021).

Lebih lanjut Lucinta Luna mengaku senang bisa bebas, setelah sekitar setahun lamanya berada di tahanan. Sangking bahagianya, Lucinta Luna bahkan merasa bagaikan sedang mimpi padahal dia sempat alami depresi hingga minum obat terlarang. 

Diceritakan Lucinta Luna, saat kejadian penangkapan, dirinya baru saja pulang dari Bali pada Minggu. Lucinta Luna lantas tiba di Jakarta sekitar pukul setengah satu malam. Lelah, dirinya langsung tidur tetapi tidak lama ada pihak security yang mengetuk pintu kamar. Tak diduga, petugas keamanan itu datang bersama pihak Kepolisian. 

Polisi saat itu meminta izin melakukan pemeriksaan karena mendapatkan laporan. Lucinta Luna lantas mempersilahkan dan ditemukanlah obat terlarang di dalam tasnya. Lantas mengapa Lucinta Luna menggunakannya? 

“Karena aku depresi iya, ketakutan iya, kaya tidak punya rasa percaya diri, susah tidur, tidak bisa tidur, insomnia, sedih, merasa kesepian, ketakutan. Banyak yang hinga, menggunjingkan dan ada titik dimana mau mengakhiri hidup dan pakai itu (obat), salahnya tidak pakai resep dokter,” jelas dia. 

Lucinta Luna lantas pasrah di karantina untuk pertama kalinya. Dia merasa sedih, berjumpa dengan suasana seperti sedang berada di dalam pegungsian. Tetapi Lucinta Luna berusaha beradaptasi, tetapi tindakannya lebih banyak diam, kalem, banyak bengong dan melongo sambil memegang jeruji besi. “Kok begini?,” sambung dia. 

Di balik itu, Lucinta Luna mengambil pelajaran ketika tenar di dunia hiburan pada 2018. Lucinta Luna mengaku sebagai orang yang boros, tidak pernah menyimpan uang, dan ketika terkena kasus, dia benar–benar habis tidak punya apa–apa. 

“Aku bingung harus gimana, semua yang aku punya habis banget. Semua habis aku jualin buat kebutuhan di dalam, buat semuanya,” ujar dia sambil menangis.  

Dia juga bersuara soal perdebatan dirinya yang harus masuk sel pria atau wanita. Padahal sudah jelas bahwa Lucinta Luna memiliki wujud wanita, penampilan sebagai wanita, dan kata hati bahwa dirinya adalah wanita. Sehingga bukanlah suatu hal yang perlu dipusingkan. 

“Sekarang gini, wujudya perempuan, masuk karantina perempuan, secara langsung orang tau wanita. Kata hati aku wanita. Nggak usah dibikin pusing udah,” tegas dia.  

Saat di penjara, Lucinta Luna juga mengaku banyak teman–teman yang penasaran akan kemampuan Lucinta Luna menyanyi seperti yang pernah dilihat di televisi. Maka dari itu Lucinta Luna kerap menghibur teman–teman di penjara dengan bernyanyi sambil bergendang galon ke blok 1, 2, dan 3. Dia juga makan bersama, beribadah, olahraga hingga jadi instruktur senam. 

Dia juga berpesan pada Boy, apabila dirinya melakukan kesalahan atau perkataan yang tidak megenakan, sebagai teman alangkah baiknya juga untuk saling mengingatkan. Alasannya karena dia tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. 

“Ini pejaran juga untuk teman–teman. Baik–baik cari teman, pergaulan. Fokus pekerjaan,” pesan dia. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani