Netral English Netral Mandarin
banner paskah
21:44wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Akun Twitter Andi Arief Dibajak, Wasekjen Demokrat: Jahat Sekali Pelakunya! 

Jumat, 05-Maret-2021 00:01

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat (PD) Jansen Sitindaon.
Foto : Istimewa
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat (PD) Jansen Sitindaon.
41

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief mengaku akun Twitternya, @Andiarief_, diretas telah diretas dan diambil alih pihak lain.

Menanggapi hal itu, Wasekjen Demokrat Jansen Sitindaon meminta agar pihak Twitter Indonesia mengembalikan akun tersebut, karena isi atau cuitan di akun Andi Arief tidak melanggar apapun.

"Tolong @TwitterID segera mengembalikan kembali akun tersebut. Karena isinya sama sekali tidak melanggar apapun," tulis Jansen di akun Twitternya, Kamis (4/3/2021) malam.

Jansen justru mengaku heran jika sikap Andi membela Partai Demokrat yang disampaikan melalui akun Twitternya itu dianggap menyalahi aturan.

"Masak membela kepentingan partainya menyalahi aturan twitter? Jahat sekali pelakunya ini," cuit @jansen_jsp.

Selain mencuit demikian, Jansen juga mengunggah video pernyataan Andi Arief soal akunya yang dibajak atau diambil alih pihak lain.

"Selamat malam para netizen yang ada di Twitter dan para follower saya dan rekan-rekan Partai Demokrat yang ada di seluruh Indonesia, saya ingin mengabarkan bahwa setengah jam yang lalu Twitter saya di-hack, diambil orang, sekarang sudah pindah tangan, tidak ditangan saya lagi," kata Andi dalam rekaman video itu.

"Tweet saya dalam 3-4 hari ini hilang yang menyangkut tentang KLB (Kongres Luar Biasa) Partai Demokrat," sambungnya.

Andi menduga, pihak yang mengambil alih akun Twitter pribadinya adalah 'kakak pembina'. Ia bahkan menuding 'kakak pembina' bekerjasama dengan Twitter Indonesia untuk melakukan hal tersebut.

"Saya menduga ini dilakukan oleh kakak pembina. Saya protes kepada pihak Twitter Indonesia untuk segera mengembalikan kepada saya. Karena ini  pasti ada kerjasama antara Twitter Indonesia dengan kakak pembina. Tolonglah bersikap fair, jujur, adil," ucap dia.

"Dan saya menyatakan kepada seluruh kader (Demokrat) se-Indonesia, sejak malam ini bahwa akun Twitter saya dikuasai oleh kakak pembina," sambung Andi.

Andi lantas mengecam 'kakak pembina' dan Twitter Indonesia yang ditudingnya bekerjasama untuk membajak akunnya. Ia pun mengaku akan membuat akun Twitter baru.

"Saya akan membuat akun baru. Dan saya mengecam Twitter Indonesia yang bekerjasama dengan kakak pembina. Terima kasih," tegasnya.

Dalam video berdurasi satu menit itu, Andi Arief tidak menjelaskan lebih jauh soal sosok kakak pembina tersebut.

Video pernyataan Andi Arief itu juga diunggah di akun Twitter Partai Demokrat. Dalam cuitannya, akun PD mengumumkan bahwa akun Andi tidak dapat diakses sejak pukul 19.45 WIB, Kamis (4/3/2021) malam.

"Pengumuman !!! Akun Twitter Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat, @Andiarief__ tidak dapat diakses oleh yang bersangkutan sejak 19.45 WIB lalu.Ada kemungkinan dibajak pihak lain. Terima kasih. Cc: @TwitterID," tulis @PDemokrat pukul 20.55 WIB.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli